Laporkan Masalah

PENGARUH KECEPATAN LAS TERHADAP DISTORSI PADA AA 5083 H116 MENGGUNAKAN LAS TIG DAN MIG

TEDDY MAULANA PUTRA, Ir. Mudjijana M.Eng

2016 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Proses pengelasan menyebabkan pemanasan tinggi yang tidak merata pada bagian–bagian yang akan disambung kemudian mengalami penurunan suhu secara bertahap dan juga arus, tegangan dan kecepatan las juga berpengaruh. Pemanasan lokal dan laju pendinginan menyebabkan perubahan volumetrik yang akhirnya menghasilkan penyebaran panas, deformasi, distorsi dan tegangan sisa. Timbulnya distorsi dan tegangan sisa kemudian menjadi perhatian serius. Distorsi dapat menurunkan nilai dan sifat mekanis dari material tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki pengaruh kecepatan las terhadap distorsi bahan AA 5083 H116 menggunakan las MIG dan TIG. Penelitian ini menggunakan Aluminium AA 5083 H116, pengelasan MIG menggunakan variabel kecepatan 12, 10 dan 8 mm/s sedangkan pengelasan TIG menggunakan variabel kecepatan 0.8, 1.3 dan 1.8 mm/s. Kondisi pengelasan tegangan, sudut torch, waktu pendinginan, laju aliran gas argon dibuat sama. Pengukuran distorsi menggunakan dial indicator dan dilakukan diatas bed mesin frais. Hasil pengukuran di plot dalam bentuk grafik sumbu jarak dari titik referensi vs ukuran distorsi baik untuk las MIG dan TIG dibandingkan. Hasil pengelasan menunjukkan bahwa distorsi akan semakin besar jika semakin rendah kecepatan pengelasan. Nilai distorsi tertinggi dan terendah adalah 5mm pada las MIG dan 0.2 mm pada las TIG. Komparasi juga menunjukkan bahwa las TIG secara umum tidak dapat dilakukan pada kecepatan tinggi dan dengan mengubah urutan pengelasan ternyata mampu menurunkan distorsi untuk las MIG dari 5 mm menjadi 2 mm.

The welding process causes high heat unevenly to the parts to be joined later declined gradual temperature and current, voltage and welding speed are also influential. Local heating and cooling rate causes volumetric changes that eventually resulted in the spread of heat, deformation, distortion and residual stresses. The onset of distortion and residual stresses then become a serious concern. Distortion may reduce the value and the mechanical properties of the material. The purpose of this study was to investigate the effect of welding speed of the material distortion AA 5083 H116 using MIG and TIG welding. This study uses AA Aluminium 5083 H116, MIG welding using a variable speed 12, 10 and 8 mm / s while TIG welding using a variable speed of 0.8, 1.3 and 1.8 mm / s. Condition voltage welding, torch angle, cooling time, the flow rate of argon gas is created equal. Distortion measurement using a dial indicator and is done over the bed milling machines. The measurement results plotted in a graph axis vs. distance from a reference point to measure distorting both MIG and TIG welding compared. The results show that the welding distortion will be even greater if the lower the welding speed. The highest and lowest distortion value is 5mm in MIG welding and TIG welding 0.2 mm. Comparison also shows that TIG welding generally can not be done at high speed and to change the order of welding was able to reduce distortion for MIG welding of 5 mm to 2 mm.

Kata Kunci : MIG, TIG, distorsi, kecepatan las, radiografi, dial indikator

  1. S1-2016-313385-abstract.pdf  
  2. S1-2016-313385-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-313385-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-313385-title.pdf