Laporkan Masalah

Speech Act Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Akun Parodi (Analisis Isi Kualitatif Akun Parodi Twitter @SBYudhoyno selama Masa Kampanye Pemilu Presiden, 4 Juni 2014 - 5 Juli 2014)

BEDA DEVA PANDUTAMA, Rahayu, S.I.P, M.Si., M.A.

2016 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASI

Di era komunikasi yang termediasi oleh komputer ini, media sosial menjadi sebuah wahana utama bagi masyarakat untuk menunjukkan ekspresi dan gagasan-gagasannya, utamanya karena media sosial memberikan kemudahan bagi penggunanya untuk menyebarkan pendapatnya pada banyak orang sekaligus. Namun kemudahan tersebut pun membawa sebuah isu yang krusial yakni pengguna media sosial juga dapat dengan mudah memanipulasi identitasnya. Sebuah fenomena menarik yang muncul dari isu manipulasi identitas ini adalah akun parodi pada media sosial Twitter dimana akun parodi adalah akun yang mengimitasi identitas akun lain dalam berkomunikasi di dalam Twitter. Ketertarikan penulis akan akun parodi ini membawa peneliti pada sebuah akun bernama @SBYudhoyno. Akun ini menggunakan identitas online dari mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memiliki akun Twitter resmi dengan nama @SBYudhoyono. Kejelian akun parodi @SBYudhoyno dalam mengimitasi identitas online dari mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan keunikan tweet-tweet yang disampaikan, merupakan alasan dari peneliti mengapa peneliti memilih akun parodi ini. Kemudian, periode kampanye pemilu presiden yang berlangsung pada tanggal 4 Juni 2014 hingga 5 Juli 2014 dipilih peneliti sebagai periode penelitian karena periode ini adalah periode yang penuh dengan aktivitas politik dan juga merupakan akhir dari masa kepemimpinan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisis pemetaan pola serta Teori Speech Act sebagai alat utama untuk membedah fenomena ini. Akhirnya, penelitian ini berusaha untuk menjelaskan pola komunikasi dari akun parodi @SBYudhoyno selama masa kampanye pemilu presiden 2014. Peneliti berharap semoga penelitian ini dapat berguna bagi siapa pun yang membaca, baik itu masyarakat umum, akademisi, maupun pemerhati politik dan media sosial.

In this era of computer mediated communication, social media has became the main platform for people to express themselves and speak their mind. That mainly because of the convenience it provides for people to spread their ideas to many people in a short ammount of time. But that very convenience also brings a crucial issue, that every user also has the convenience to manipulate their identity. Twitter parody account is an interesting phenomenon that rose from the issue of identity manipulation where a parody account is an account that immitates other account’s identity. This phenomenon leads author to a parody account called @SBYudhoyno that immitates ex-president Susilo Bambang Yudhoyono’s online identity from his official Twitter account, @SBYudhoyono. Its elaborate immitation and its unique tweets are the reason why @SBYudhoyno was chosen as a research object. Meanwhile, the 2014 presidential campaign period, that happened from June 4th 2014 until July 5th 2014, was chosen as the research period because there were a lot of political activities that exceeded previous presidential campaign period and also a period that marked the end of Susilo Bambang Yudhoyono’s leadership. This research used a descriptive approach, with discovering pattern analysis and Speech Act theory as the main tools to analyze this phenomenon. Lastly, the goal of this research is to map the communication pattern from @SBYudhoyno during the 2014 presidential campaign period. Author hope that this research could be a useful reference for future studies.

Kata Kunci : Twitter, parody, Susilo Bambang Yudhoyono, speech act, analisis isi, kualitatif, pemilu, 2014

  1. S1-2016-280983-abstract.pdf  
  2. S1-2016-280983-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-280983-title.pdf