Laporkan Masalah

Perencanaan Desa Wisata Rumah Dome sebagai Desa Wisata Edukasi Bencana

SAFIRA AULIA, Widyasari Her Nugrahandika, S.T., M.Sc.

2016 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Desa Wisata Rumah Dome adalah desa wisata yang menawarkan keunikan bangunan historis. desa ini dibangunan sebagai bantuan kepada korban gempa yang terjadi pada tahun 2006. Sebanyak 80 bangunan berbentuk dome dibangun sebagai area hunian diatas tanah seluas 2.5 Ha. Desa wisata rumah dome dikembangkan dan dikelola oleh POKDARWIS. POKDARWIS terdiri dari pemuda-pemuda yang tinggal di kawasan tersebut. Pada tahun 2015, wisatawan mengunjungi desa wisata rumah dome tercatat sebanyak 27.873 orang. Wisatawan yang mengunjungi desa wisata tersebut didominasi oleh rombongan sekolah. Adanya bukti fisik peninggalan gempa dan bangunan tahan gempa menjadikan desa wisata ini sangat sesuai sebagai media pengenalan gempa bumi kepada anak anak. Desa Wisata Rumah Dome memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan pembelajaran bencana gempa. Namun, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sebanyak 59% pengunjung merasa tidak puas dengan kunjungannya. Ditemukan bahwa desa ini memiliki beberapa permasalahan yang dapat menghambat perkembangannya. Permasalahan tersebut diantaranya adalah kurangnya atraksi wisata edukatif, fasilitas yang kurang memadai, dan beberapa permasalahan lainnya. Perencanaan desa wisata rumah dome sebagai desa wisata edukasi bencana menawarkan solusi untuk permasalahan tersebut sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki desa wisata rumah dome. Pengembangan dilakukan pada empat titik, yakni desa wisata dan tiga titik daya tarik wisata alam. Rencana desa wisata rumah dome sebagai desa wisata pendidikan bencana ini akan dilakukan dalam jangka waktu lima tahun. Perencanaan ini meliputi 1) penambahan kegiatan wisata; 2) penambahan akomodasi untuk wisatawan; 3) perbaikan akses; 4) perombakan pengelola serta; 5) pengembangan pemanfaatan lahan.

Desa Wisata Rumah Dome is a rural tourism destination that offers a unique architecture building with a specific historical background. This village was built as an aid for earthquake victims that occurred in 2006. There are 80 dome shaped building were built on a 2.5 Ha land. Desa Wisata Rumah Dome is developed and maintained by a group of young people who live in this village. In 2015, there are 27.873 visitors who visit Desa Wisata Rumah Dome. Visitors of Desa Wisata Rumah Dome is dominated by group of student or study tour group. The existence of building debris and a lot of earthquake resistant building in this village are considered very suitable to become a learning media about earthquake and environment for children. This village has a huge potential to be developed as a disaster edutourism. Recent research has found that 59% of the visitor are not satisfied with their visit to Desa Wisata Rumah Dome (Rahmawati, 2014). It was found that this village has several problems that could hinder its development. Those problems include the lack of educational tourist attraction and facilities and some other problems. This planning concept to develop Desa Wisata Rumah Dome as disaster edutourism offers a solution to those problems while develop it potential. This development plan is done at four location, which are the village itself and three nature attractions. This plan will be execute in five years. This development plan includes 1) adding new attractions and tourist activities; 2) adding more sufficient accommodation for visitors; 3) improving access; 4) managers overhaul; and 5) land use development.

Kata Kunci : perencanaan pedesaan, desa wisata, edukasi bencana

  1. S1-2016-333417-abstract.pdf  
  2. S1-2016-333417-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-333417-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-333417-title.pdf