Pengelolaan Pascapanen untuk Peningkatan Kualitas Produk Buah Tropis (Studi Kasus GAPOKTAN Buah Manggis Gemi Jaya di Tasikmalaya)
DELITRIA NEHZRA WAND, Dr. Hargo Utomo, M.B.A, M.Com.
2016 | Skripsi | MANAJEMENBuah-buahan merupakan komoditas yang mudah sekali mengalami kerusakan seperti mudah busuk dan mudah susut bobotnya. Diperlukan perencanaan, pengendalian dan peningkatan kualitas dalam pengelolaan pascapanen untuk mengurangi persentase kerusakan pada komoditas buah-buahan ini. Usaha tani perlu mengetahui faktor-faktor penyebab kerusakan kualitas pascapanen, kemudian melakukan tindakan perbaikan untuk menanggulangi permasalahan kualitas pascapanen tersebut. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui proses wawancara secara terstruktur dan wawancara mendalam kepada anggota usaha tani GAPOKTAN buah manggis Gemi Jaya di Kabupaten Tasikmalaya. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar pengecekan, diagram pareto, dan fishbone analysis. Hasil penelitian menunjukan kelalaian dan ketidakhati-hatian petani menjadi penyebab utama dalam penurunan kualitas pascapanen, dengan demikian kesadaran dan kemampuan petani terhadap kualitas sangat berpengaruh dalam meningkatkan kualitas pascapanen. Faktor manusia menjadi faktor terbesar penyebab terjadinya permasalahan kualitas pascapanen buah manggis GAPOKTAN Gemi Jaya, karena faktor manusia dapat menjadi pemicu untuk mengatasi faktor lain yang terjadi seperti faktor prosedur, peralatan, lingkungan dan keuangan. Sehingga perlu usaha lebih cermat dan rutin dalam memberikan pendidikan dan pelatihan.
Fruit is a commodity that is easily damaged such as perishable and easy weight shrinkage. Necessary plan ning, control and improvement of quality in post-harvest management to reduce the percentage damage to the fruits of this commodity. The farm needs to know the factors causing damage postharvest quality, and then take corrective action to address the problems of the post-harvest quality. Collecting data in this study using a descriptive method with case study approach through a structured interview process and in-depth interviews to members of the mangosteen fruit farming Gapoktan Gemi Jaya in Tasikmalaya regency. The analytical tool used in this research are checking sheet, Pareto diagrams and fishbone analysis. The results showed negligence and carelessness of farmers become the main cause of the reduction in post-harvest quality, thus the awareness and the ability of farmers to quality is very influential in improving the quality of post-harvest. The human factor becomes the biggest factor cause of the problem of post-harvest quality of mangosteen Gapoktan Gemi Jaya, because the human factor can be a trigger to address other factors that occur as a factor procedures, equipment, environment and finance. So that needs more careful and regular effort in providing education and training.
Kata Kunci : Penanganan Pascapanen, Kualitas, Diagram Pareto, Fishbone Analysis