EVALUASI TINGKAT RESIKO KERJA BAGIAN PENJAHITAN GARMENT PT. DAN LIRIS
DANAR WIJANARKO, Ir. Janu Pardadi, M.T.
2016 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRIAktivitas yang dilakukan secara manual yang tidak tepat dapat menimbulkan permasalahan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Pada proses penjahitan joint colar dan badanan terdapat aktivitas penggabungan colar dan badanan yang dilakukan secara manual dan menggunakan mesin jahit. Aktivitas tersebut dilakukan berulang setiap shift dalam jumlah banyak. Perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut pada aktivitas tersebut, karena adanya keluhan sakit pada anggota tubuh akibat kerja oleh operator. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan metode Occupational Repetitive Action OCRA Index. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas penanganan material secara manual pada pekerjaan di proses penjahitan joint colar dan badanan PT. Dan Liris dengan menggunakan metode OCRA Index. Objek yang diamati dalam penelitian ini adalah operator sewing joint colar dan badanan dengan jumlah sampel sebanyak 10 orang. Pada penelitian ini data yang diambil adalah jumlah output yang dihasilkan pada bulan Februari 2016, waktu idle para operator, dan tindakan teknis operator. Data-data tersebut kemudian dinilai dengan menggunakan metode OCRA Index untuk selanjutnya dievaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi diberikan rekomendasi, dan dinilai kembali dengan menggunakan metode OCRA Index. Hasil observasi terhadap keluhan operator yaitu operator 75% mengeluh sakit pada bagian leher, lengan atas, punggung, dan pinggang dan 60% - 70% mengeluh sakit pada bagian kaki. Penilaian OCRA Index dengan output 6946 adalah 4,95 dan 4,20 untuk output 5263. Kedua nilai tersebut berada pada level 5 dan level 4 yang artinya perlu dilakukan perbaikan dan peninjauan ulang. Rekomendasi yang diberikan perubahan waktu pemulihan kerja dan peninjauan ulang tindakan teknis yang dilakukan operator. OCRA Index untuk output 6946 dan 5263 menjadi 1,22 dan 1,04 menunjukkan pekerjaan tersebut dapat diterima.
Activities are carried out manually handling can cause problems Musculoskeletal Disorders (MSDs). In the sewing process of joint colar and body, it done manually and using a sewing machine. Such activity is repeated in every shift and large quantities. It need further evaluation on the activity, sice there are some complain in their limbs as a result of work. The evaluation is done by using Occupational Repetitive Action OCRA Index methods. This study aims to evaluate the activity of manual materials handling on the job in the process of sewing joint colar and body PT. Dan Liris using OCRA Index. Objects were observed in this study are a joint sewing operators colar and body with a sample size of 10 people. In this study the data that taken are the amount of output produced in February 2016, the idle time of the operator, and the operator technical measures. The data was assessed by using ocra Index method and then evaluation is meeded. Based on the results of evaluation results, reevaluation and recommendations are given by using OCRA Index. The results of the complaint from operators are 75% complaining about pain in the neck, upper arms, back, and waist and 60% - 70% complaining about pain in the legs. OCRA Index Rate with 6946 output is 4,95 and 4,20 for output 5263. Both values are at level 5 and level 4, which means it need to restore and rereview. Recommendations are given by changing time off work and reviewing technical measures operators. OCRA Index for output 6946 and 5263 becomes 1,22 and 1,04, it indicate that the job was acceptable.
Kata Kunci : OCRA Index, sewing, MSDs, penanganan material secara manual