Hubungan kepemimpinan transformasional kepala ruangan dengan kinerja perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Pandeglang
LESTARI, Erna, Sri Werdati, SKM, M.Kes
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Pelayanan keperawatan merupakan bagian dari kegiatan pelayanan kesehatan yang menyeluruh dan d ilaksanakan 24 jam secara terus menerus. Pelayanan keperawatan rawat inap memerlukan pemimpin (kepala ruangan) yang memiliki kepemimpinan transformasional sehingga dapat mempengaruhi anggotanya agar mau mengerjakan pelayanan yang profesional dan memuaskan pasien. Agar kinerja bawahan yang diharapkan dapat terpenuhi, kepala ruang seharusnya menjalankan peran, fungsi dan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Tujuan: Mengetahui ada tidaknya hubungan kepemimpinan transformasional kepala ruangan dengan kinerja perawat pelaksana di ruang rawat inap di RSUD Pandeglang. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskritif analitik dengan pendekatan "cross sectional". Sampel yang digunakan dipiih dari 3 ruang rawat inap, sejumlah 39 orang. Analisis data akan dilakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat. Analisis univariat untuk menilai seberapa besar kepemimpinan tranformasional kepala ruang dan kinerja perawat pelaksana. Sedangkan a nalisis b ivariat digunakan u ntuk mengkaji ada t idaknya hubungan antara kepemimpinan transformasional kepala ruang dan kinerja perawat tersebut, dengan menggunakan metode korelasi dan regresi. Hasil Penelitian: Uji korelasi pearson dan koefisien determinasi regresi menunjukkan adanya hubungan positif yang lemah dan tidak bermakna antara kepemimpinan transformasional kepala ruangan dengan kinerja perawat pelaksana jika dikaji atas keseluruhan ruang. Sedangkan jika dikaji di tiap-tiap ruang secara terpisah. ditemukan adanya hubungan positif bermakna antara kepemimpinan transformasional kepala ruang dengan kinerja perawat pelaksana di Ruang bedah. Hasil uji korelasi pada masing-masing elemen, ditemukan juga bahwa terdapat hubungan positif yang kuat serta bermakna antara elemen stimulasi intelektual dan motivasi inspirasional di Ruang Bedah, dan hubungan negatif bermakna antara stimulasi intelektual dengan kinerja di Ruang Perinatologi. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kepemimpinan transformasional kepala ruangan dengan kinerja perawat pelaksana, khususnya di Ruang Bedah RSUD Pandeglang. Sangat direkomendasikan untuk mengadakan studi lanjut yang berkaitan dengan topik kepemimpinan dan kinerja, khususnya dengan memperhatikan metodologi, variabel, dan alat pengumpulan data yang sesuai sehingga dapat digeneralisasikan lebih luas. Kata Kunci: Kepemimpinan transformasional, kinerja, standar asuhan keperawatan
Background : Nursing care is a central point of hospital health services, which available in a whole 24 hours. Nursing care in the hospital needs a head nurse who has transformational leadership, so that able to influence the members work professionally, in order to give a satisfaction for the clients. The head nurses should do their roles, functions, and tasks in responsible, so that the nursing services will run in effective and efficient. Objective: The aim of this research is to find out the transformational leadership of head nurse, in relation to the nurses performances in the wards of Pandeglang Regional Public Hospital. Method: The method used in this research was descriptive analysis with cross sectional approach. Sample chose from three wards, with 39 respondents. Data analysis will consist of univariate and bivariate analysis. Univariate analysis used to analyze the value of transformational leadership of head nurse and the nurse performance. Then, bivariate analysis used in finding out the relationship between two variables, transformational leadership of the leader and the nurse performance. Results: Pearson Correlation and regression determination test on the whole three wards showed weak and insignificant correlation. But correlation test in each wards showed strong and significant correlation in Surgery Ward. Correlation test of Intellectual Stimulation and Inspirational Motivation showed strong positive and significant correlation in Surgery Ward, and also strong negative and significant correlation in Perinatology Ward. Conclusion: This research has found out that there was a significant correlation between the two variables, especially in Surgery Ward. Very recommend to continue the study or r esearch related to these topics of leadership and performance, especially with suitable method, variables and tools that could be generalized. Key words: Transformational Leadership, Performance, Nurse Care Standard.
Kata Kunci : Kepemimpinan transformasional,Kinerja,Standar asuhan keperawatan