Laporkan Masalah

Pelindungan Kerahasiaan Data Konsumen dalam Penerapan Electronic Know Your Customer (e-KYC) dalam Sektor Jasa Keuangan di Indonesia

ELLEN GLORIA AYU P, Irna Nurhayati, S.H., M.Hum., LL.M., Ph.D.

2021 | Skripsi | S1 HUKUM

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelindungan kerahasiaan data konsumen dalam penerapan Electronic Know Your Customer (e-KYC) dalam sektor jasa keuangan di Indonesia serta menganalisis kendala yang dihadapi oleh sektor jasa keuangan dalam penerapan e-KYC serta solusi atas kendala tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah normatif empiris dengan sifat deskriptif. Penelitian diawali dengan penelitian kepustakaan yang menghasilkan data sekunder, dilanjutkan dengan penelitian lapangan dengan metode pengumpulan data berupa wawancara, yang menghasilkan data primer. Data primer dan data sekunder kemudian dianalisis dengan metode kualitatif yang hasilnya diuraikan secara deskriptif dalam bentuk paragraf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pertama, pelindungan kerahasiaan data konsumen dalam penerapan e-KYC dalam sektor jasa keuangan di Indonesia telah diupayakan dengan baik sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku, namun masih terdapat beberapa kekurangan meliputi ketiadaan aturan yang memberikan definisi data pribadi khususnya bagi data seseorang yang melekat pada gawai milik individu, ketiadaan aturan yang membatasi aplikasi milik perbankan dalam mengakses fitur pada gawai milik calon nasabah/nasabah saat proses e-KYC, serta belum diterapkannya standar SNI ISO/IEC 270001:2013 oleh seluruh Lembaga Jasa Keuangan di Indonesia khususnya bank yang telah memberikan layanan digital dan menerapkan proses e-KYC. Kedua, proses e-KYC yang telah diterapkan terkadang masih terkendala oleh belum sempurnanya teknologi dan sistem yang digunakan, belum merata dan memadainya sinyal internet di berbagai daerah, dan belum diperbaruinya sistem Direktorat Kependudukan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri yang menyimpan data kependudukan calon konsumen. Solusi yang dapat Penulis tawarkan dalam penelitian ini adalah dengan penyempurnaan teknologi, percepatan infrastruktur jaringan internet serta penguatan dan sinkronisasi sistem data kependudukan agar Lembaga Jasa Keuangan dapat melakukan e-KYC secara cepat dan optimal.

This study aims to analyze how to protect the confidentiality of consumer data in the application of Electronic Know Your Customer (e-KYC) in the financial services sector in Indonesia, to analyze the constraints faced by the financial services sector in implementing e-KYC and solutions to these obstacles. This is empirical normative research with descriptive nature. The research began with literature research to collect secondary data, followed by field research with data collection methods in the form of interviews, which produce primary data. Primary data and secondary data were then analyzed using qualitative methods. The results of the data were described descriptively in paragraph form. The result of the research indicates that, First, the protection of consumer data confidentiality in the application of e-KYC in the financial services sector in Indonesia has been well pursued following the mandate of the prevailing laws and regulations, but there are still some shortcomings including the absence of rules that provide definitions personal data, especially for someone's data that is attached to an individual's device, the absence of rules that restrict banking-owned applications from accessing features on the device of a prospective customer/customer during the e-KYC process, and the SNI ISO / IEC 270001: 2013 standard has not been implemented by all Financial Services Institutions in Indonesia, especially banks that have provided digital services and implemented the e-KYC process. Second, the e-KYC process that has been implemented is still constrained by the imperfection of the technology and systems used, uneven and adequate internet signals in various regions, and the system of the Directorate of Population Civil Registration of the Ministry of Home Affairs which stores population data of potential consumers has not been updated. The solution that the author can offer in this research is a technological improvement, the acceleration of internet network infrastructure, and strengthening and synchronizing the population and civil data system so that Financial Services Institutions can conduct e-KYC quickly and optimally.

Kata Kunci : Pelindungan Data Pribadi, Kerahasiaan Konsumen, e-KYC, Inovasi Keuangan Digital, Lembaga Jasa Keuangan.

  1. S1-2017-408998-abstract.pdf  
  2. S1-2017-408998-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-408998-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-408998-title.pdf