Laporkan Masalah

Studi Soundscape di Taman Kearifan UGM

DYAH AYU PUSPAGARINI, Sentagi Sesotya Utami, S.T., M.Sc., Ph.D.; Anugrah Sabdono Sudarsono, S.T., M.T., Ph.D.

2018 | Skripsi | S1 TEKNIK FISIKA

Salah satu pengalaman yang ditawarkan dari suatu ruang terbuka hijau publik, seperti taman, adalah melalui pengalaman aural. Oleh karena itu, kondisi soundscape menjadi salah satu parameter desain yang baik dari suatu taman. Salah satu taman yang ada di lingkungan kampus Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta adalah Taman Kearifan. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kondisi lingkungan akustik di Taman Kearifan UGM menggunakan metode soundscape. Evaluasi ini dilakukan berdasarkan hasil pengukuran objektif berupa nilai parameter LAeq, L10, L50, L90, NDSI, AEI, dan H, serta hasil pengukuran subjektif persepsi manusia berdasarkan kuisioner yang dibagikan langsung kepada pengunjung taman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi soundscape di lingkungan Taman Kearifan UGM bervariasi pada setiap lokasi dan waktu yang ditunjukkan oleh nilai parameter objektifnya. Sumber-sumber suara yang ada di Taman Kearifan terdiri atas sumber-sumber suara yang umum ditemui di taman kota namun belum terdapat suara-suara khas di dalam taman sesuai zonasi yang ada pada desain lanskapnya. Sementara itu, hasil analisis persepsi pengunjung taman menunjukkan bahwa kondisi soundscape di Taman Kearifan secara umum digambarkan dengan komponen ketenangan. Dengan nilai LAeq yang berada di atas nilai ambang kebisingan untuk ruang terbuka hijau, yaitu sebesar 50 dBA, kondisi soundscape Taman Kearifan masih dipersepsikan secara positif oleh pengunjung.

One of the experiences offered from a public green open space, like a park, is an aural experience. Therefore, the condition of acoustic environment within the park becomes one of the parameters of a good park. Taman Kearifan is one of the example of the park that is located inside the campus area in Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. This study was conducted to evaluate the quality of acoustic environment in Taman Kearifan UGM using soundscape method. Soundscape method evaluates the results of the objective measurement of the acoustic environment, based on LAeq; L10; L50; L90; NDSI; AEI; and H, and the subjective measurements of human perception from the questionnaires distributed to park visitors. The results of this study indicate that acoustic conditions within the Taman Kearifan UGM vary in each location and time indicated by the value of its objective parameters. Sound sources in Taman Kearifan consists of sound that is commonly found in urban park but it has no unique sounds within the park according to the zoning of the landscape present. Meanwhile, the results of the subjective measurement shows that soundscape condition in Taman Kearifan generally defined by calmness.With the LAeq which is above the specified threshold value of 50 dBA, the acoustic environment condition of Taman Kearifan is still perceived positively by the visitor.

Kata Kunci : soundscape, level suara, indeks soundscape ecology, persepsi, taman kota

  1. S1-2018-363346-abstract.pdf  
  2. S1-2018-363346-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-363346-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-363346-title.pdf