DINAMIKA TEAMWORK PADA PENDAKI GUNUNG DALAM MENCAPAI KESUKSESAN PENDAKIAN
MAYANG PRAMUDITA Y, Hadi Sutarmanto, Drs., M.S.
2017 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIPenelitian ini berfokus pada dinamika teamwork yang terjadi pada dua tim pendaki gunung selama menjalankan proses menuju kesuksesan pendakian. Perbedaan kedua tim tersebut terletak pada kompetensi yang dimiliki anggota tim, berupa kemampuan dan pengetahuan mengenai pendakian. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk kerja sama yang dilakukan oleh pendaki gunung, proses perkembangan kerja sama tersebut, serta faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika. Selain itu, peneliti menambahkan analisis terhadap teamwork yang dilakukan, sebagai alternatif pencegah kecelakaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif fenomenologi, dengan analisis menggunakan Analisis Fenomenologi Interpretatif (AFI). Hasil penelitian ini menunjukkan dinamika teamwork yang berbeda antar kedua tim pendakian. Pada pendaki dengan level advance, bentuk kerja sama yang dilakukan berupa manajemen, koordinasi, dan pembagian tugas. Sementara pada pendaki dengan level beginner, bentuk kerja sama yang dilakukan berupa dukungan interpersonal. Dinamika teamwork secara signifikan terlihat saat tim dihadapkan pada masalah yang dialami selama pendakian. Faktor-faktor yang berpengaruh pada dinamika teamwork kedua tim antara lain kohesivitas, pemimpin, tujuan, pengalaman, dan lingkungan organisasi, dengan faktor dominan kohesivitas tim. Kedua bentuk teamwork dapat membantu tim pendakian mencapai kesuksesan. Teamwork dapat menjadi alternatif pencegah kecelakaan pada pendaki gunung dengan mengintervensi faktor manusia sebagai faktor penyebab kecelakaan.
This research focused on the dynamics of teamwork in two mountaineering teams during the process towards climbing success. The differences between the two teams lay in team competencies, such as skills and knowledge about mountaineering, among team members. The aim of this study was to understand the forms of teamwork on mountaineer, the development process, as well as factors that affect the dynamics. In addition, the researchers added an analysis of teamwork as an accident prevention alternative in mountaineering. This research use phenomenological qualitative method, with analysis using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) The result of this research showed differences in teamwork dynamics between the two teams. In advance level mountaineer, teamwork was reflected in management, coordination and tasks distribution. Teamwork in beginner level mountaineer, on the other hand, was shown in the form of interpersonal support. Teamwork dynamics were seen when the teams faced problems during the hike. Factors influencing the teamwork dynamics in both teams include cohesiveness, leadership, goals, experience, and organizational environment, with cohesiveness as the dominant factor. Both forms of teamwork was of help for mountaineering teams to achieve their climbing success. Teamwork could serve as accident prevention on mountain climbing activity by intervening the human factor as accident factors.
Kata Kunci : Kerja sama, pendaki gunung, pencegahan kecelakaan, kesukesan pendakian, Teamwork, mountaineer, mountain climbers, accident prevention, climbing success.