TEKS JAKA KUSNUN DALAM KEMPALAN DONGENG SUNTINGAN TEKS DAN TERJEMAHAN

Penulis

Suprayitno Fitra Bagus Prakoso

Pembimbing: Dra. Sumarsih, M. Hum.


Skripsi ini merupakan penelitian filologi yang menjelaskan sebuah teks berjudul Jaka Kusnun (disingkat JK). Teks JK ialah cerita kedua dari enam cerita dongeng yang ditulis dalam naskah Kempalan Dongeng (disingkat KD). Naskah KD ini koleksi Perpustakaan Widyapustaka Pura Pakualaman Yogyakarta dengan kode katalog St.35 serta kode koleksi 2362/PP/73. Tarikh penulisan naskah KD yaitu pada masa pemerintahan Paku Alam IV, yakni 1875-1877 tahun Masehi. Seluruh teks di dalam naskah KD berbentuk tembang macapat dan dibagi menjadi beberapa pupuh. Pada teks JK sendiri terdapat tujuh pupuh yang menggunakan aksara Jawa serta berbahasa Jawa ngoko dan krama. Terdapat pula dua bait yang menggunakan bahasa Melayu, serta kosakata bahasa Arab pada beberapa bait pupuh IV hingga pupuh VI. Penelitian ini menyajikan suntingan teks dan terjemahan teks JK yang dibatasi hanya pupuh I (Mijil), pupuh II (Pangkur), dan pupuh III (Megatruh). Metode penerjemahan teks yang digunakan ialah kombinasi tiga ragam terjemahan, yaitu harfiah, kata per kata, dan bebas. Isi ketiga pupuh tersebut yaitu kisah seorang pemuda bernama Jaka Kusnun yang meminta pengganti hartanya kepada sang raja Bahdani, usaha Jaka Kusnun mendapatkan pusaka sakti, hingga pertemuannya dengan Ratna Kumalawati - seorang gadis putri raja dari Negeri Bahdani. Hasil penelitian ini adalah suntingan teks beserta perbaikan bacaan, terjemahan, isi teks JK dan petuah dari karakter beberapa tokoh.

This thesis is a result of philological research that explains a text entitled Jaka Kusnun (abbreviated JK). The text of JK is the second story from six story tales that written in Kempalan Dongeng (abbreviated KD) manuscript. The manuscript of KD is the collection of Perpustakaan Widyapustaka Pura Pakualaman Yogyakarta with catalogue code St.35 and collection code 2362/PP/73. The writing time of the KD manuscript is during the reign of Paku Alam IV, i.e. 1875-1877 year of Masehi. All of the texts in the KD manuscript are in the form of tembang macapat and divided into several pupuh. The text of JK itself has seven pupuh that use Javanese alphabetical with Javanese language ngoko and krama. There are also two verses that use Malayan language and some Arabic language vocabularies in some verses in fourth pupuh until sixth pupuh. This research provides text edition and translation of the text of JK that is limited only the first pupuh (Mijil), second pupuh (Pangkur), and third pupuh (Megatruh). The method of text translation uses a combination of three types of translation, namely literal, word to word, and free. The content of the three pupuh are the tale of a young man named Jaka Kusnun who asked for a replacement of his treasure to the king of Bahdani, the effort of Jaka Kusnun obtains magical heirlooms, until his affairs with Ratna Kumalawati - a girl and a princess from the Land of Bahdani. The result of this research is the text edition with reading correction, translation, the content of the JK text and advices from the characters of some figures.

Kata kunci Filologi, Jaka Kusnun, Kempalan Dongeng, pupuh I-III, suntingan teks, terjemahan/ Philology, Jaka Kusnun, Kempalan Dongeng, pupuh I-III, editing text, translation
Program Studi S1 SASTRA JAWA UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Skripsi
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2018
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali