REDESAIN MUSEUM ADITYAWARMAN, Museum Budaya Minangkabau, di Kota Padang

Penulis

Lathifa Nursyamsu

Pembimbing: Dimas Wihardyanto, S.T., M.T.


Kota Padang merupakan Ibukota Provinsi Sumatera Barat yang merupakan kota terpadat di provinsi ini. Sebagai ibukota provinsi yang memiliki peninggalan budaya yang sangat banyak sayangnya fasilitas untuk menampung dan merawat benda peninggalan kebudayaan ini masih sangat kurang. Dari empat belas museum yang ada di Sumatera Barat, hanya dua yang terdapat di Kota Padang, Gedung Joeang '45 dan Museum Adityawarman. Namun kondisi kedua museum ini-pun belum memenuhi kebutuhan museum di Kota Padang, sehingga perlu adanya inovasi guna meningkatkan kualitas museum sehingga dapat menjaga dan merawat peninggalan budaya dengan lebih baik, yakni dengan melakukan redesain pada Museum Adityawarman. Redesain Museum Adityawarman bertujuan untuk menyelesaikan masalah yang ada pada museum dan memberi inovasi untuk meningkatkan kualitas museum. Diharapkan agar meningkatnya kualitas museum seperti penambahan ruang yang dapat menampung dan memamerkan lebih banyak koleksi, perawatan dan pemajangan koleksi yang lebih baik, dan perawatan bangunan yang tentunya juga lebih baik. Selain itu redesain juga bertujuan untuk memberikan warna baru pada kawasan Museum Adityawarman dan Taman Melati sehingga lebih dimanfaatkan dan dicintai oleh masyarakat. Redesain museum dan kawasan ini dilakukan dengan cara memanfaatkan potensi kawasan dan memberikan warna baru pada museum dan kawasan. Redesain dilakukan dengan menggabungkan arsitektur modern dan tradisional serta penambahan elemen teknologi tekini sehingga dapat menciptakan museum yang modern, mengikuti perkembangan zaman, namun tetap memiliki rasa tradisonalnya. Diharapkan dengan adanya redesain ini dapat memenuhi kebutuhan akan museum budaya di Sumatera Barat, terutama Kota Padang, dan meningkatkan ketertarikan dan kesadaran masyarakat akan eksistensi dan pentingnya museum serta menjaga kebudayaan, terutama kebudayaan Minangkabau. Kata Kunci : Museum, Budaya, Redesain, Minangkabau, Kawasan, Kota Padang

Kota Padang is the capital city of Sumatera Barat which has the most popullation in this province. As the capital of the province that has many cultural heritage, unfortunately the facility to acommodate and treat these heritage object is still very lacking. Only two of fourteen museums in Sumatera Barat that located in Kota Padang, they are Gedung Joeang '45 and Museum Adityawarman. However, the condition of these two museums has not fulfilled the needs of museums in Kota Padang, so there is a need for innovation to improve the quality of the museum to maintain and treat these cultural heritage better which is by redesigning Museum Adityawarman. The Redesign of Museum Adityawarman aims to solve the existing problems in the museum and provide innovations to improve the quality of the museum. Expected to increase the quality of the museum such as the addition of space that can accommodate and showcase more collections, better treatment and displaying for collections, and better maintenance of the building. Besides, redesain also aims to provide new �colors� in the area of Museum Adityawarman and Taman Melati so it is more used and loved by the community. Redesign museums and the region is done by utilizing the potential of the region and provide new �colors� in the museum and the region. Redesign is done by combining modern and traditional architecture and the addition of newest technological elements to create a modern museum that keeping up with the times, but still has a traditional sense. It is hoped that this redesign will fulfill the need for cultural museums in Sumatera Barat, especially Kota Padang, and increase the public interest and awareness of the existence and the importance of the museum and to preserve the culture, especially the Minangkabau culture. Keywords: Museum, Culture, Redesign, Minangkabau, Region, Kota Padang

Kata kunci Museum, Budaya, Redesain, Minangkabau, Kawasan, Kota Padang/ Museum, Culture, Redesign, Minangkabau, Region, Kota Padang
Program Studi S1 ARSITEKTUR UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Skripsi
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2018
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali