Analysis of microstructure variables on stock volality by using daily data for a sample of six stocks in Jakarta Stock Exchange :: January 2000-October 2002
SETYAWAN, Nurtaranto, Dr. Jogiyanto Hartono, MBA
2003 | Tesis | Magister ManajemenStudi ini bertujuan untuk menganalisa hubungan dinamis antara volatilitas return saham dengan variabel mikrostruktur dari aktivitas perdagangan untuk enam sampel saham di Bursa Efek Jakart (BEJ) dengan periode penelitian dari Januari 2000 - Oktober 2002, kecuali untuk saham Bank BCA, Tbk dimulai dari Mei 2000. Variabel yang dianalisa adalah volume perdagangan, frekuensi perdagangan, sebaran harga tawarjual-beli (bid-ask spread), volume penawaran jual-beli (bid-ask depth), volume perdagangan yang diekspektasi, dan volume perdagangan yang tidak terekspektasi. Data yang digunakan pada studi ini adalah data harian dari enam sampel saham yang berasal dari tiga industri, yaitu PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk dan PT. Indosat, Tbk dari industri telekomunikasi, PT. Gudang Garam, Tbk dan PT. HM. Sampoema, Tbk dari industri rokok. Bank BCA, Tbk dan Bank Lippo, Tbk dari industri keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi perdagangan merupakan indikator yang lebih baik untuk menunjukkan adanya arus informasi di BEJ dibandingkan dengan volume perdagangan. Sementara variabel lainnya tidak dapat ditarik kesimpulan secara umum karena tiap saham memiliki hasil yang berbeda, yang berarti kesimpulan untuk satu saham hanya berlaku bagi saham tersebut. Kata Kunci: pasar microstruktur dan volatilitas.
The purpose of this study is to analyze dynamic relationship between stock return volatility and microstructure variables of trade activity and quoted liquidity for six stocks in Jakarta Stock Exchange (JSX) from January 2000 - October 2002, except for Bank BCA, Tbk from May 2000. V^e variables analyzed are trade volume, trade frequency, bid-ask spread, bid-ask depth, expected trade volume, and unexpected trade Volume. The data used in this study is daily data from a sample ofsix stocks from three industries, which are PT Telekomunikasi Indonesia^ Tbk and FT Indosat, Tbk from telecommunication industry, PT. Gudang Garam, Tbk and PT. HM. Sampoerna, Tbk from cigarette industry, Bank BCA, Tbk and Bank Lippo, Tbk from financial industry. The findings show that number oftrade is better indicator for informationflow in JSX compare to trade volume. While for other variables, it cannot be concluded in general since each stock has different results, which mean results for one stock should be used onlyfor that stock. . Keywords: market microstructure and volatility.
Kata Kunci : Return Saham,Volatilitas,Pasar Mikrostruktur