Laporkan Masalah

STRATEGI REHABILITASI HUTAN TANAMAN KAYU PUTIH DI RPH PAKEM BKPH PENGANTEN KPH PURWODADI

RAFAEL RIDHO REZANTO, Teguh Yuwono, S.Hut., M.Sc

2016 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Rehabilitasi hutan adalah upaya untuk memulihkan kembali, mempertahankan atau meningkatkan produktivitas lahan kawasan hutan agar dapat berfungsi secara optimal sebagai unsur produksi, pengatur tata air serta perlindungan alam lingkungan. Melaleuca cajuputi dikenal dengan nama daerah kayu putih, tumbuh pada lahan marginal, umumnya terdapat masyarakat dengan kondisi sosial ekonomi yang lemah. Pemanfaatan tanaman kayu putih merupakan salah satu solusi dalam menghadapi tantangan pengelolaan hutan. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi berbagai aspek yang mempengaruhi keberhasilan rehabilitasi hutan tanaman kayu putih untuk merumuskan strategi rehabilitasi yang tepat dilakukan pada hutan tanaman kayu putih di RPH Pakem BKPH Penganten, KPH Purwodadi. Metode yang digunakan dalam mengidentifikasi karakteristik hutan tanaman kayu putih melalui pendekatan sistem yang mengintegrasikan aspek biofisik dan sosial dengan analisis pendekatan CASM (Capability, Availability, Suitability, Managebility). Analisis serta perumusan strategi rehabilitasi dengan menggunakan metode LFA (Logical Framework Analysis). Hasil penelitian pada analisis pendekatan CASM, perlu dilakukan rehabilitasi dikarenakan adanya permasalahan utama mengenai sosial ekonomi masyarakat meliputi kurangnya peran serta masyarakat, kualitas SDM yang kurang, konflik internal antar pesanggem serta tekanan masyarakat akan lahan yang tinggi. Sedangkan hasil pada analisis LFA meliputi analisis kebutuhan stakeholder, analisis masalah, analisis tujuan, serta analisis strategi menghasilkan strategi yang dapat dilakukan meliputi pengembangan kelembagaan, pendampingan dan penyuluhan kegiatan rehabilitasi, pembentukan koperasi simpan pinjam, penerapan teknik KTA, penguasaan teknik silvikultur, peningkatan kualitas SDM, pengayaan jenis serta monitoring dan evaluasi kegiatan rehabilitasi

Forest Rehabilitation is an effort to recover, maintain or increasing the productivity of forest land in order to get an optimally function as product element, waterworks maintenance, the natural environment protection. Melaleuca cajuputi as known as-Kayu Putih (Cajuput), grown up in marginal land, commonly can be found in urban community. Utilization of the Cajuput is one solution in order to face the forest management challenge. The purpose of this research is to identifying the various aspect that can affect the forest rehabilitation succeed of Cajuput to formulate the proper rehabilitation strategy to do on Cajuput forest in RPH Pakem BKPH Penganten, KPH Purwodadi. Methods that use to identifying Cajuput forest characteristic through system approach that integrated biophysical aspect and social with approaching analyzed CASM (Capability, Availability, Suitability, Managebility) methods. Analysis and rehabilitation strategy formula using the LFA (Logical Framework Analysis) methods. The result of this research with the analysis CASM approach, the place need to be rehabilitated because of, there is a major issues about the social economy of the community, including a lack of public participation, the quality of human resources is low, internal conflict between pesanggem and public pressure about the high land. Besides that, the result of LFA analysis include stakeholders need analysis, problem analysis, purpose analysis, and also strategy analysis that will develop a strategy that can be done including institutional development, mentoring and counseling rehabilitation, the formation of -Koperasi Simpan Pinjam,technical application of Conservation Water and Soil, mastering of silvicultural techniques , improve quality of human resource, enrichment of plant foresty and monitoring and evaluation of rehabilitation program.

Kata Kunci : analisis CASM, LFA, melaleuca cajuputi, rehabilitasi