Laporkan Masalah

Analisis Pertumbuhan Kawasan Industri Di Wilayah Kabupaten Purbalingga Tahun 2011 s/d 2015

MUAMAR MUJAB, growth of the industrial areas, the location permit, an industrial area map

2016 | Skripsi | S1 TEKNIK GEODESI

Pembangunan kawasan industri di Indonesia mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun. Kegiatan pembangunan kawasan industri membutuhkan ruang yaitu tanah. Ketersediaan tanah merupakan aspek yang penting dalam kegiatan pembangunan yang terus berkembang. Terbatasnya ketersediaan tanah menyebabkan perubahan penggunaan tanah untuk memenuhi kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luas tanah kawasan industri Kabupaten Purbalingga, mengidentifikasi pola spasial berupa arah dan pertumbuhan kawasan industri Kabupaten Purbalingga antara tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 menggunakan data izin lokasi kawasan industri Kabupaten Purbalingga serta mengevaluasi kesesuaian kawasan industri dengan mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Purbalingga. Data yang digunakan dalam penelitian berupa data pertimbangan teknis pertanahan dalam rangka izin lokasi untuk kawasan industri Kabupaten Purbalingga tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 yang dikeluarkan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Purbalingga. Data diolah dalam bentuk peta. Peta dilengkapi dengan tabel dan grafik untuk mendukung informasi yang telah disajikan dalam peta tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif serta teknik overlay dengan mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Purbalingga tahun 2011-2031. Hasil dari pemetaan pertumbuhan kawasan industri di Kabupaten Purbalingga dapat dilihat dari peta pertumbuhan kawasan industri yang dilengkapi dengan grafik pertumbuhan pada setiap kecamatan yang menjadi alokasi kawasan industri. Distribusi kawasan industri dapat diketahui baik berdasarkan jumlah izin lokasinya maupun dari luas tanah yang digunakan. Kesesuaian perubahan penggunaan tanah industri dapat dilihat dari lokasi kawasan industri yang berada pada lokasi yang telah ditetapkan dalam Rencana Tata Ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan penggunaan tanah industri berdasarkan luas di Kabupaten Purbalingga dari tahun 2011 s/d 2015 adalah sebesar 35,858 hektar. Arah pertumbuhan kawasan industri di Kabupaten Purbalingga mendekati jalan kabupaten, jalan provinsi, pusat kota dan Kabupaten Banyumas. Analisis yang dilakukan untuk melihat kesesuaian penggunaan tanah industri yang dibandingkan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah menunjukkan bahwa pendirian lokasi industri berdasarkan data izin lokasi kawasan industri telah tertib dengan yang dialokasikan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah.

Development of industrial areas in Indonesia has grown from year to year. Industrial areas development activity requires a space of earth. Availability of land is an important aspect of development activities continues to grow. Limited availability of land led to changes in land use to meet the needs. This research aims to figure out area of land use change industrial area Purbalingga district, identify spatial patterns in the form of direction and growth of the industrial area Purbalingga district between 2011-2015 to use the data permits the location of industrial areas Purbalingga district and evaluate the suitability of an industrial area with reference to the Spatial Plan Purbalingga district. Data used in the research is data on technical considerations of land in order to permit the location of an industrial area Purbalingga district in 2011-2015 issued by the Land Registry Office of Purbalingga district. Data processed in the form map. Map furnished with tables and graphs to support the information that has been presented in the map. The method used is a qualitative and quantitative with overlay technique reference to the Spatial Plan Purbalingga district years 2011-2031. Results of mapping the growth of the industrial area in Purbalingga can be seen from the map the growth of industrial zones equipped with a graph of growth in each district being allocated industrial area. The distribution of industrial zones can be determined either by the number of permits and the location of the land is used. Suitability of industrial land use changes can be seen from the location of the industrial area which is at a predetermined location in the Spatial Plan. The results showed that land use change industrial area Purbalingga district in 2011-2015 is 35,858 hectares. The direction of industrial area growth Purbalingga district approached the district roads, provincial roads, district center and Banyumas district. The results of the analysis conducted to look at the suitability of the land use industry compared with the Spatial Plan indicates that the establishment of an industrial location based on data from the location permit orderly with the industrial area has been allocated in the Spatial Plan.

Kata Kunci : pertumbuhan kawasan industri, izin lokasi, peta kawasan industri /

  1. S1-2016-330042-abstract.pdf  
  2. S1-2016-330042-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-330042-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-330042-title.pdf