Pengaruh Belokan Pada Pengujian Meter Air Rumah Tangga Menggunakan Bejana Ukur Standar Terhadap Kesalahan Meter Air
WENI FEBI RINASARI, Galih Setyawan, M.Sc
2016 | Tugas Akhir | D3 METROLOGI DAN INSTRUMENTASI SVTelah dilakukan pengujian pengaruh belokan pada pengujian meter air menggunakan bejana ukur standar terhadap kesalahan meter air. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh instalasi pengujian meter air di Balai Metrologi berbentuk lintasan lurus, tetapi instalasi pemasangan meter air rumah tangga di masyarakat terdapat belokan - belokan yang dapat berpengaruh terhadap kesalahan penunjukkan meter air. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan hasil pengujian meter air lintasan lurus dengan lintasan yang ada belokan terhadap Batas Kesalahan yang Diizinkan (BKD). Metode yang digunakan adalah dengan membandingkan volume air antara meter air dengan bejana ukur standar dan membandingkan hasil pengujian dari lintasan lurus dengan lintasan yang ada belokannya sehingga diperoleh kesalahan penunjukkan meter air. Penggujian dilakukan dengan mengacu pada pada Syarat Teknis Meter Air yaitu SK Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Nomor: 36/PDN/KEP/3/2010 Tentang Syarat Teknis Meter Air Dingin. Kesimpulan dari pengujian ini adalah telah dapat diketahui pengaruh belokan pada pengujian meter air. Pengujian instalasi belokan memiliki hasil kesalahan penunjukkan lebih besar daripada lintasan lurus tetapi masih masuk BKD.
The research about the effect of curves in testing water meter using standard measuring vessel of water meter error has been done.This research was motivated by the test installation of water meters in the Balai Metrologi shaped straight path, but the installation of household water meters in society there is a bend. The purpose of this study was to compare the results of testing the water meter straight track with existing track bends to the Limit Mistakes Allowed. The method used was compare the volume of water between the water meter with a standard measuring vessel and comparing the results of testing of a straight line with a trajectory the bend in order to obtain the appointment of a water meter error . Tests conducted in accordance with the SK Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri: 36/PDN/KEP/3/2010 on Technical Requirements Cold Water Meter. The conclusion of this test was shown effect curves on water meter testing. Installation testing bendhas a designation error it was greater than the straight track but still entered in the Limit Mistakes Allowed.
Kata Kunci : Meter air, Instalasi pengujian, Belokan, Kesalahan Penunjukkan/ water meter , installation testing, bend , Mistakes Appointment