HOSPITAL BASED RISK FACTOR STROKE INCIDENT AT EARLY ADULTS IN KLATEN 2014-2015
SARASWATI ANINDHITA, dr. Rachmat Andi, Sp.BS
2016 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTERStroke mulai menyerang usia dewasa muda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan faktor risiko kejadian stroke pada usia dewasa muda (berusia 18-40 tahun) di Klaten 2014-2015. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan Case Control Study. Populasinya merupakan semua pasien rawat inap berusia 18-40 tahun dengan penyakit stroke di dua rumah sakit Klaten pada tahun 2014-2015. Sampelnya adalah pasien berusia 18-40 tahun yang menderita stroke dan pasien yang berusia lebih dari 40 tahun yang menderita stroke. Teknik pengambilan sampel menggunakan Exhaustive Sampling untuk kelompok kasus dan Systematic Random Sampling untuk kelompok kontrol, dengan 100 sampel. Perbandingan kasus dengan kontrol adalah 1: 1. Analisis data menggunakan bivariat analisis dengan rasio odds (OR) tes. Ada 5 variabel sebagai faktor risiko dan tidak bermakna, yaitu hipertensi (OR = 0.615; 95% CI 0,236-1,602), diabetes mellitus (OR = 1.157, 95% CI 0,385-3,472), penyalahgunaan obat (OR = 4230166679.664 , 95% CI 000), jenis kelamin / jender (OR = 1.926, 95% CI 0,865-4,290), dan kematian (OR = 0.591, 95% CI 0,208-1,677). Variabel perilaku merokok merupakan faktor risiko, tetapi bermakna (OR = 0.255, 95% CI 0,065-0,998). Hipertensi, Diabetes Mellitus, Penyalahgunaan Narkoba, Sex / Gender, dan Kematian bukanlah faktor risiko kejadian stroke pada usia dewasa muda (berusia 18-40 tahun) di Klaten. Perilaku merokok adalah faktor risiko kejadian stroke pada usia dewasa muda (berusia 18-40 tahun) di Klaten. Penelitian ini menunjukkan bahwa mereka yang memiliki perilaku merokok disarankan untuk selalu memeriksa kesehatan dan mulai berhenti merokok. Saran untuk rumah sakit adalah untuk lebih memperhatikan sistem penyimpanan catatan medis sistem sehingga tidak ada lagi catatan medis yang tersebar atau hilang. Keyword: Stroke, merokok, Amfetamin, riwayat diabetes mellitus dan hipertensi.
Stroke begin attack the younger. Determine the risk factors of stroke incidence at early adults (18-40 years old) in Klaten 2014-2015. Type Research use observasional with Case Control Study approach. The population is all inpatients aged 18-40 years with stroke diseases in the two hospitals of Klaten 2014-2015. The Sample is age 18-40 year patient who had suffered stroke and age more than 40 year patient who had suffered stroke. The sampling technical uses Exhaustive Sampling for cases and Systematic Random Sampling for controls, with 100 samples. Comparison of case with control is 1:1. The data analysis by means of bivariate with odds ratio (OR) test. There are 5 variables as risk factors and not meaningful, that is hypertension (OR = 0,615; 95% CI 0,236-1,602), diabetes mellitus (OR = 1,157, 95% CI 0,385-3,472), drug abuse (OR = 4230166679,664, 95% CI 000), sex/gender (OR = 1,926, 95% CI 0,865-4,290), and death (OR = 0,591, 95% CI 0,208- 1,677) . The smoking behavior variable is a risk factor, but meaningful (OR = 0,255, 95% CI 0,065-0,998). Hypertension, Diabetes Mellitus, Drug Abuse, Sex/Gender, and Death is not the risk factors of stroke incident in early adults (18-40 years old). Smoking behavior is the risk factors of stroke incident in early adults ( 18-40 years old ). This research suggests those who have smoking behaviors so always check the health and began quitting smoking. For hospitals to be more attention to medical records storage system so that there are no longer medical records are scattered or lost Keyword: Stroke, smoking, Amphetamines, history of diabetes mellitus and hypertension.
Kata Kunci : Keyword: Stroke, merokok, Amfetamin, riwayat diabetes mellitus dan hipertensi.