RENDEMEN DAN SIFAT PULP SULFAT KAYU TREMBESI (Samanea saman (Jacquin) Meriill) BERDASARKAN BAGIAN KAYU DAN SULFIDITAS YANG BERBEDA
SUPA, Dr. Ir. Sri Nugroho Marsoem, M.Agr.Sc.
2016 | Skripsi | S1 KEHUTANANKayu Trembesi (Samanea saman (Jacquin) Meriill) yang dikenal sebagai kayu dari pohon cepat tumbuh telah diteliti untuk dijadikan sumber alternatif bahan baku pulp. Pembuatan pulp terhadap kayu tersebut dilakukan dengan menggunakan proses sulfat. Kayu Trembesi yang diolah berasal dari Desa Solodiran, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, Jawa Tengah. Penelitian dirancang menggunakan percobaan acak lengkap yang disusun secara faktorial 2x3 dengan tiga ulangan. Faktor pertama terdiri dari dua aras yaitu sulfiditas 22% dan 24%. Faktor kedua adalah komposisi bagian kayu yang terdiri dari tiga aras yaitu kayu teras, kayu gubal, dan campuran keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kayu trembesi dapat dijadikan bahan baku pulp melalui proses sulfat dengan menghasilkan nilai rerata rendemen 37,08% (30,65-48,23%); rerata bilangan kappa 24,72; nilai indeks tarik 45,07-67,17 Nm/g; nilai indeks sobek 2,68-4,37 mN.m2/g; dan nilai indeks jebol 2,50-4,05 kPa.m2/g. Interaksi dari sulfiditas dan bagian kayu memberikan pengaruh sangat nyata terhadap sifat fisik indeks jebol. Indeks tarik dipengaruhi oleh sulfiditas dan oleh bagian kayu. Sedangkan indeks sobek hanya dipengaruhi oleh bagian kayu dengan nilai indeks sobek tertinggi diperoleh dari kayu teras yaitu sebesar 4,15 mN.m2/g.
Trembesi (Samanea saman (Jacquin) Meriill) wood known as wood from fast-growing trees had been studied for making pulp. The wood had been pulped by using sulfate process. Trembesi wood use in this study was collected from Solodiran Village, Manisrenggo Subdistrict, Klaten District, Central Java. The study was using completely randomized design and arranged in 2x3 factorial design with three replications. The first factor was two levels of sulfidities of 22% and 24%. The second factor was three different composition of wood that is heartwood, sapwood, and a mixture of heartwood and sapwood. The results showed that trembesi wood can be used as the raw material for pulp through the sulfate process, with an average yield of 37,08% (30,65-48,23%); average kappa number of 24,72; tensile index of 45,07-67,17 Nm/g; tear index of 2,68-4,37 mN.m2/g; and burst index of 2,50-4,05 kPa.m2/g. Interaction between sulfidities and composition of wood gave an effect on burst index. The tensile index was affected by sulfidities and by composition of wood. The tear index was only affected by composition of wood with the highest index was from the heartwood part of the wood with a value of 4,15 mN.m2/g.
Kata Kunci : trembesi, sulfate process, sulfidity, heartwood, sapwood.