Analisis hubungan budaya perusahaan dengan kinerja karyawan :: Studi kasus pada CV. "Sultan Agung Craft" Ponorogo
DEWANANDA, Andrea Perdana, Sari Sitalaksmi, SE.,M.Mgt
2003 | Tesis | Magister ManajemenPeluang dan tantangan dunia bisnis dalam menghadapi persaingan global di era abad-21 akan semakin kompleks. Agar bisnis bisa tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan (sustainable), .slain variabel ekonomi, dunia bisnis perlu juga memberikan concern dan metnpertimbangkan dalam strategi bisnisnya potensi-potensi persoalan yang berasal dari variabel sosial, moral dan etika, hukum dan politik, budaya dan teknologi serta lingkungan. Persoalannya adalah bagaimana perusahaan membangun dirinya secara berkelanjutan? Salah satu strategi yang ditempuh adalah melakukan perekayasaan atau pembentukan budaya perusahaan yang kuat, adaptif dan tranfbrmatif Budaya perusahaan yang demikian diyakini oleh peneliti Kotler dan Heskett (1992) dapat berkorelasi positif terhadap peningkatan kinerja atau keunggulan perusahaan dalam jangka panjang. Budaya Perusahaan mempunyai pengaruh yang signifikan pada perilaku karyawan dalam perusahaan dan mempunyai dampak pada kinerja karyawan. Pengidentifikasian, perumusan dan pengenalan kembali budaya perusahaan perlu dilakukan untuk meinformulasikan kembali berbagai langkah pengelolaan budaya perusahaan. Penelitian ini mernfokuskan pada analisis hubungan antara budaya perusahaan dart kinerja karyawan pada CV. Sultan Agung Craft Ponorogo. Penelitian ini membatasi pada heherapa variabel berdasarkan konsep yang dikembangkan oleh Miller (1987), yang menyebutkan ada delapan nilai yang menjadi karakteristik budaya perusahaan, yaitu, asas tujuan, asas konsensus, asas keunggulan, asas kesatuan, asas empirik, asas keakraban, asas integritas. Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah: mengidentifikasi budaya perusahaan, menganalisis kinerja karyawan, menganalisis hubungan antara budaya perusahaan dan kinerja karyawan, mengidentifikasi variabel budaya yang perlu dikembangkan lebih lanjut oleh perusahaan. Lingkup penelitian ini, tidak sampai mengidentifikasi dan menganalisis hubungan antara masing-masing asas budaya perusahaan dan kinerja karyawan. Hubungan budaya perusahaan dan kinerja karyawan dilihat secara general. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara budaya perusahaan dengan kinerja karyawan. Dengan demikian maka hipotesis dalam penelitian ini yang menyatakan ada hubungan positif antara budaya perusahaan dengan kinerja katyawan dapat diterima. Artinya, budaya perusahaan dalam suatu perusahaan dapat digunakan untuk memprediksi tingkat kinerja yang dicapai oleh karyawannya.
-
Kata Kunci : Manajemen Sumberdaya Manusia, Kinerja Karyawan, Budaya Perusahaan