INTERVENSI PADA PERILAKU BIDAN TENTANG PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DENGAN MENGGUNAKAN LAYANAN PESAN SINGKAT (SMS)
WIDYA LIONITA, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG (K), Ph.D; dr. Trisasi Lestari, M.Med.Sc
2016 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Angka kematian bayi dan angka kematian ibu dapat ditekan dengan memfasilitasi bayi baru lahir untuk menyusu sendiri 1 jam setelah persalinan, yang dikenal dengan istilah inisiasi menyusu dini (IMD). Namun, persentase menyusu dalam 1 jam di Provinsi Sumatera Selatan hanya mencapai 29,2% pada tahun 2010. Beberapa penelitian menemukan bahwa faktor penghambat IMD adalah kurangnya pemahaman dan persepsi tenaga penolong persalinan. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh pemberian intervensi melalui layanan pesan singkat terhadap perilaku IMD pada bidan Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah quasi-experimental melalui rancangan before and after design dengan kelompok kontrol. Subjek penelitian berjumlah 64 bidan di Kota Palembang. Perlakuan yang diberikan berupa 18 topik pesan edukasi tentang IMD yang diterima dalam bentuk pesan singkat pada handphone/smartphone. Data dianalisis melalui uji univariat, bivariat, dan regresi linear. Hasil Penelitian: Pemberian perlakuan meningkatkan persepsi tentang IMD sebesar 7,3% (p value = 0,0308). Pengetahuan kelompok intervensi meningkat setelah perlakuan diberikan walaupun beda selisih rerata persepsi tidak bermakna dibandingkan dengan kelompok kontrol. Sebagian besar subjek kurang tepat menjalankan tahapan IMD, antara lain karena kurangnya pemberian informasi tentang IMD saat ANC, durasi pemberian singkat, dan bayi diarahkan saat IMD. Tidak semua persalinan difasilitasi IMD oleh subjek dengan alasan keadaan ibu dan bayi yang tidak mendukung. Kesimpulan: Pelaksanaan IMD belum dijalankan secara maksimal oleh tenaga penolong persalinan. Bidan sebaiknya dapat memberikan motivasi kepada ibu bersalin, dimulai saat pemeriksaan kehamilan. Komitmen dan kepercayaan diri merupakan kunci keyakinan bidan untuk senantiasa memfasilitasi IMD pada setiap persalinan. Selain itu, hasil penelitian ini perlu dianalisis secara jangka panjang untuk dampak yang lebih signifikan.
Background: The numbers of neonatal and post-partum mortality could be inhibitted by facilitating infants to breastfeed within one hour called early initiation of breastfeeding. However, percentage of early breastfeeding in South Sumatra Province is only 29,2% in 2010. Few studies found some bariers such as insufficient health staff's understanding and perceptions in order to support early breastfeeding practice. This research examined effects of giving an intervention by delivering short message service to midwivery behavior. Methods: This was a quasi-experimental with before and after design using control group. A total of 64 midwives in Palembang were participated until data exit. About 18 themes of short messages has been delivered through participants mobile phone. Data were analyzed by univariate, bivariate, and linear regression. Result: Intervention improved early breastfeeding as perceptions about 7,3% (pvalue = 0,0308). Participant's knowledge has increased after intervention despites there is no significant difference of means compared to control group. Almost participants (over 80%) were practiced imperfect early breastfeeding, actually in giving information since antenatal care, short-duration, and directing baby for sucking mother's nipple. Not all of participants facilitated early breastfeeding in every birth because of unsupported mother and infant's condition. Conclussion : Early initiation of breastfeeding isnot easily to be implemented by health staffs. It's better that midwives could motivate mothers to breastfeed within 1 hour since ante natal care. The important keys are having high commitment and confidence that contribute to midwives is belief for practicing every steps in every birth. Besides, this research should be continued at long-term-analysis to give more significant result.
Kata Kunci : IMD, bidan, pesan singkat, pengetahuan, persepsi, pelaksanaan, early initiation of breastfeeding, short message, knowledge, perception, practice