Laporkan Masalah

Analisa keuangan terhadap kelayakan investasi pengembangan pelabuhan Bitung di Sulawesi Utara

SITOMPUL, Ruthua Purnama, Dra. Sri Handaru Yuliati, MBA

2003 | Tesis | Magister Manajemen

Tantangan iklim globalisasi dengan perdagangan bebas sudah inacuh di Indonesia, tetapi tidak banyak infiastruktur yang dimiliki ole11 indoriccia untuli mengahadapi ha1 tersebut. Oleh karenanya, pemerinali Indonesia memuttiskan untuk membangun pelabuhan yang mampu riienarnpung dan mengatas1 permintaan pasar dunia. Pelabuhan ini dibuat dl Bitung yang berlokitsi cli brbir kawasan Asia Pasifik, kawasan yang diperkirakan menjadi tolok tikiir perekonomian dunia dimasa yaEg &an datang. Kebijakan pemerintah irii j upa bertiljuan untuk menarik minat investor terhadap kawasan Indonesia l'iniur. Laporan intership ini bertujuan untuk menilai apakah keputusan investasi pada proyek pengembangan Pelabulian Bitung ditinjau dari aspek pasar serta aspek finansial layak dilakukan atau tidak. Didalam penulisan periulisan internship ini dilakukan analisa pasar dan keuangan. Andisa pasar untuk mengetahui sejauh inana potensi yang dimiliki Pelabuhan Bitung dan kawasan disekitarnya. Atas dasar analisa pasar tersebut akan dilakukan analisa keuangan. Dalain analisa keuangan &an dilakukan enam metode untuk menihi kelayakan investasi ini. Keenam metode tersebut yaitu. Payhack Period, NOV, IRR, MlRR, Pl, dan analisa scnsr@as dari risiko. Atas dasar hasil analisa perhitungan dari metode-metode tersebut, dapat disimpulkan baliwa investasi pengeinbatigan Pelabuhan Bitung dianggap layak karena mempunyai payback period Iebbih dari umir ekonomisnya, NPV positif, IRR dan MIRR yang lebih besar dari biaya modalnya, PI lebili dari satu, dan dari hasil analisa sensi ti fitas akan didapatkan bahwa investasi menjadi lebih mcnarik lag1 bila peneriinam naik 1004 dan biaya operasional turun 10%.

Globalization with its free-trade challenge has already came to Indonesia, however tlie government still has no sufficient infrastructure to face it. Therefore. the government had decided to build some supporting infrastructures like ports. Among them is Bitung port, located in North Sulawesi, at the gate of Asia Pacific region, which is predicted to be the f h r e world trade barometer. In addition, the policy is also expected to attract some investors to invest their money in Eastern Indonesia region. This internship report purpose is to measure whether that policy is financially acceptable. Accordingly, there will be two kinds of analysis, market and financial analysis. Market analysis is aimed to measure Bitung and its surrounding region prospect in future. This analysis would become the basis for financial analysis, which will use six methods of investment policy analysis. Those methods are Payback Period, NPV, IRR, MIRR, PI, Sensitivity and Risk Analysis. As rcsult, one could sav that tlie investment policy is acceptable, since the Payback Period is shorter than Bitung port’s economical life, positive NPV, IRR and MIRR which arc larger than the cost of capital, PI exceeding 1 .O. Sensitivity analysis told 11s about the project attractiveness when income rises IOYO and operational costs decrease 10%.

Kata Kunci : Manajemen Investasi,Kelayakan, Inivestinent


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.