Laporkan Masalah

EVALUASI PENERAPAN MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI RSUD KOTA YOGYAKARTA

ESTI PALUPI, dr. Riris Andono Ahmad, MPH., PhD; Dr. Widodo Hariyono, A.Md., S.T., M.Kes

2016 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Penerapan manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Rumah Sakit merupakan suatu hal yang penting, karena terjadinya kecelakaan kerja tidak dapat diduga sebelumnya. Salah satu upaya untuk mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja adalah dengan penerapan K3 secara benar pada petugas pengelola limbah medis mulai dari pemilahan, pengangkutan, penampungan dan pengolahan. Adapun permasalahan yang masih terjadi saat ini yaitu kurang taatnya petugas pengelola limbah medis pada prosedur, belum adanya pelatihan bagi cleaning service yang mengambil dan mengangkut limbah medis, belum adanya alat pelindung diri yang sesuai bagi cleaning service yang mengambil dan mengangkut limbah medis, terjadinya kasus tertusuk jarum pada petugas cleaning service, sering tercampurnya antara limbah medis dan limbah non medis. Mengetahui hal tersebut baik tidaknya penerapan manajemen K3 pada petugas pengelola limbah medis padat maka diperlukan suatu evaluasi. Tujuan: Untuk mengevaluasi penerapan manajemen K3 yang diterapkan pada petugas pengelola limbah medis padat di RSUD Kota Yogyakarta meliputi komponen Input, Proses, Output. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan rancangan penelitian studi kasus. Data yang dikumpulkan berupa data kualitatif. Informasi didapat dari format checklist observasi, telaah dokumentasi dan wawancara mendalam. Hasil: Proses pengendalian K3 di RSUD Kota Yogyakarta dengan membentuk Tim K3, pelatihan bagi petugas pengelola limbah, sosialisasi untuk tenaga kesehatan, menyediakan alat pelindung diri, dan SOP serta kebijakan pengelolaan limbah. Namun kebijakan pengelolaan limbah belum sepenuhnya disosialisasikan kepada seluruh karyawan rumah sakit. Proses pemilahan, pengangkutan, penampungan dan pengolahan masih terdapat beberapa hal yang kurang dipatuhi oleh petugas, namun monitoring tetap dilakukan untuk proses perbaikan. Terdapat pelaporan insiden kecelakaan yang terdokumentasi di Tim K3 rumah sakit. Kesimpulan: Penerapan manajemen K3 pada pengelolaan limbah medis padat RSUD Kota Yogyakarta masih terdapat beberapa hal yang belum dijalankan dan terdapat petugas pengelola limbah yang kurang patuh terhadap aturan.

Background: Occupational Health and Safety (K3) implementation in hospital is important because accidents are not predictable. One of the efforts to prevent occupational accident and disease are by correct K3 implementation on waste management staff starting from sorting, transporting, storing, and processing waste. The problem we face today is staffâs disobedience to procedure, lack of training for cleaning service staff who collect and transport waste, and lack of protective equipment suitable for them, staff accidentally punctured by used needle, and mixing between medical and non-medical waste. Because of these cases, the quality of K3 implementation by solid waste management staff should be evaluated. Objective: To evaluate K3 management implementation by solid waste management staff in RSUD Kota Yogyakarta including input, process, and output components. Methods: This study is a qualitative research using case study design. Data collected in the form of qualitative data. Information gathered from observation checklist format, documentation review, and interview. Results: K3 control process in RSUD Kota Yogyakarta has been done by forming a team of K3, training for waste management staff, socialization for health workers, providing personal protective equipment, and creating SOP as well as waste management policy. However, the waste management policy has not been fully disseminated to all staffs of the hospital. The process of sorting, transporting, storing and processing are still disobeyed by staff, but monitoring is still being done to repair the process. There is a documented accident reports by Hospital K3 team. Conclusion: K3 management implementation on solid medical waste management in RSUD Kota Yogyakarta still has a few aspects not being implemented and some of the staffs are still disobeying the rules.

Kata Kunci : keselamatan dan kesehatan kerja, limbah medis, rumah sakit

  1. S2-2016-321766-abstract.pdf  
  2. S2-2016-321766-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-321766-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-321766-title.pdf