Laporkan Masalah

Studi komparatif kinerja perusahaan dalam industri makanan

PRYADIY, Anggolo, Dr. Mudrajad Kuncoro, MSoc.Sc

2003 | Tesis | Magister Manajemen

Perekonomian Indonesia mengalami krisis sejak bulan Juli 1997. Hal ini membuat pemilik modal harus berhati-hati dalam menentukan pilihan perusahaan dalam industry mana yang akan mereka investasikan. Di Amerika, pengklasifikasian industry ada 2 golongan, yaitu: defensive industry dan cyclical industry. Industri makanan dan minuman digolongkan dalam defensive industry sedangkan industry property dan real estate digolongkan dalam cyclical industry. Dari latar belakang ini, permasalahan yang menarik untuk diteliti adalah apakah ada perbedaan kinerja perusahaan dalam industry makanan & minuman dan perusahaan dalam industry property dan real estate di PT BEJ periode 1997-2000. Statistik yang akan digunakan dalam pembahasan adalah deskriptif berupa grafik dan inferensi berupa analisis diskriminan. Data yang digunakan adalah data sekunder. Aras pengukuran adalah rasio. Proses pengolahan data yang dilakukan, antar lain: pooling data, uji normalitas, transformasi data, uji multikolinieraritas dan analissi diskriminan. Kesimpulan yang didapat adalah kinerja perusahaan di dua industry ini merasakan dampak krisis pad atahun 1998 dan mulai mengalami perbaikan pada 1999. Model diskriminan yang digunakan mampu untuk membedakan antara dua industry. Variabel predictor yang baik untuk mengklasifikasi industry dalam penelitian ini adalah Gross Profit Margin dengan koefisien positif dan Net Profit Margin dengan koefisien negative.

Available in Fulltext

Kata Kunci : Kinerja Perusahaan, industri Makanan dan inuman, Properti dan Realestate, Financial performance, Discriminant analisys


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.