Perumusan strategi, penyusunan program dan implementasi strategi Hotel Jayakarta Yogyakarta untuk menghadapi persaingan global
SANTIKA, I Dewa Gede Perdana, Dr. Harsono, MSc
2003 | Tesis | Magister ManajemenEra globalisasi merupakan era dimana batas suatu negara tidak lagi menjadi kendala untuk persaingan bisnis. Seperti halnya industri yang lain, industri perhotelan juga hams mempersiapkan diri untuk menghadapi era globalisasi. Untuk industri perhotelan Indonesia khususnya Yogyakarta, persaingan dalam era global kemungkman akan dimulai dengan persaingan industri perhotelan negara-negara Asia Tenggara karena adanya gagasan untuk menjadlkan kawasan Asia Tenggara menjadi salah satu kawasan wisata tunggal dunia. Gagasan ini muncul dalam Asean Tourism Forum (ATF) pada bulan Februari 2002. Konhsi ekonomi yang belum membadc, ancaman masuknya pendatang baru, kekuatan tawar menawar konsumen yang besar, aksi terorisme, dan mash kalahnya pengelolaan pariwisata Indonesia dibandingkan pegara-negara Asia Tenggara lainnya merupakan beberapa faktor eksternal yang menyebabkan semakin ketatnya persaingan dalam industri perhotelan. Hal ini kurang menguntungkan bagi kelangsungan usaha Hotel Jayakarta Yogyakarta. Kondisi internal Hotel Jayakarta cukup baik meskipun terdapat beberapa kekurangan yang perlu segera diperbaiki. Hotel Jayakarta Y ogyakarta mempunyai kemampuan (capability) yang balk dalam bidang pemasaran, sumber daya manusia, dan jasa pelayanan. Untuk mengantisipasi era globalisasi terutama perubahan lingkungan eksternal dan internal, Hotel Jayakarta Yogyakarta dapat menerapkan strategi pengembangan produk (untuk jangka pendek) dan strategi biaya terbaik (untuk jangka panjang). Untuk dapat melaksanakan kedua strategi ini ada beberapa program yang perlu dilaksanakan oleh phak mamajemen. Terakhir, dilanjutkan dengan melaksanakan sembilan tugas dalam tahap implementasi strategi.
The era of globalization is a borderless era where a nation’s border is no longer a stumbling block for business competition. Like any other business, hotel industry should prepare itself to face the challenges of globalization era. For tlns industry in Indonesia, especially Yogyakarta, competition is started in South East Asia region, as there’s an idea proposed to make South East Asia region to be a single tourism region in the world. This idea came up on ASEAN Tourism Fonun (ATF) in February 2002. Economic condition that hasn’t get better, the threat of new entries, bargaining power of buyer, terrorism act, and a relatively weak Indonesian tourism management compares to that of other South East Asia countries, are counted as external factors that tightens the competition. It is not a good signal for Hotel Jayakarta Yogyakarta. The internal condition of Hotel Jayakarta is quite good even though there are some weakness that need to be fixed. Several strength of Hotel Jayakarta Yogyakarta are: marketing, human resources, and its service. To face the globalization era, especially the external and internal factors that always change, Hotel Jayakarta Yogyakarta could apply product development strategy (lor short-term) and best-cost provider strategy (for long-term). To be able to apply both of them there are several programs that are need to be done by its management. Finally, it is continued by doing nine tasks of strategy implementation.
Kata Kunci : Strategi Bersaing,Program dan Implementasi