Analisis Sisitem Pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi bagi Wajib Pajak Pensiunan di KPP Pratama Wates
RAHMAT JULIANTO, Faiz Zamzami, S.E., M.Sc., QIA.
2016 | Tugas Akhir | D3 AKUNTANSI SVINTISARI Sumber penerimaan negara terbesar di Indonesia berasal dari pajak. Pajak sendiri merupakan iuran wajib yang bersifat memaksa. Oleh karena itu, setiap individu yang sudah ber-NPWP wajib melaporkan perpajakannya seperti pelaporan SPT Tahunan. Dalam prakteknya, masih terdapat kendala dalam sistem pelaporanya khususnya bagi Wajib Pajak Pensiunan seperti ketidaktahuan WP dalam tata cara pelaporan SPT Tahunan. Untuk itu penulis tertarik untuk menganalisis sistem pelaporan SPT Tahunan bagi Wajib Pajak Pensiunan studi kasus di KPP Pratama Wates. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem pelaporan SPT Tahunan bagi Wajib Pajak Pensiun dan mengetahui kendala apa saja yang dihadapi dalam sistem tersebut di KPP Pratama Wates. Metedologi penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penulis mengambil data berdasarkan hasil wawancara yang kemudian diolah menjadi sebuah paragraf rinci. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Data Kepustakaan, Wawancara, dan Observasi. Berdasarkan hasil wawancara dan pengamatan secara langsung di KPP Pratama Wates, sistem pelaporan SPT Tahunan bagi WP Pensiunan di KPP Pratama Wates sudah sesuai dengan Tata Cara Penerimaan dan Pengolahan SPT Tahunan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak, tetapi masih terdapat kendala yang sebagian besar kendala tersebut berasal dari sisi Wajib Pajak seperti ketidaktahuan WP Pensiunan terhadap Bukti Potong 1721-A1, WP Pensiun kurang mengerti tentang internet, serta kendala fisik yang disebabkan karena faktor usia. Selain itu dalam pengolahan SPT Tahunan juga masih terdapat kendala seperti gangguan jaringan karena aplikasi SIDJP yang digunakan masih terbilang baru sehingga perlu penyesuaian terhadap penerapan aplikasi tersebut.
ABSTRACT The source of the largest income in Indonesia are from tax. Tax itself is compulsory having the character of force. Hence , each individual already having NPWP must be report the tax as reporting annual tax return. In practice , there are still obstacles in the reporting system especially for taxpayers pension as ignorance of them in the way reporting annua tax returnl. For that writer interested to analyze the reporting system annual tax return for taxpayers pension a case study in KPP Pratama Wates. Research Objectives : Want to know how to report Annual Tax Return for Taxprayer Pension and to know the constraints in Annual Individual Income Tax Return Reporting System. Metedologi research used writer is research descriptive qualitative. Writer take the data based on the results of interviews who then processed be a paragraph detailed. Data sources used in the data is literature, interview, and observation. According to the interviews and observation directly in KPP Pratama Wates, the reporting system annual tax return for the taxpayer pension in KPP Pratama Wates is in line with procedures for receiving and processing SPT annual issued by Direktorat Jenderal Pajak, but there are still obstacles most obstacles derived from the taxpayers as ignorance the taxpayer pension against proofs cut 1721-A1, the taxpayer pension less understand about the internet , and physical obstacles caused because the age. Others the processing annualtax return also there are still obstacles such as disorder tissue because application SIDJP used is relatively new so we needed adapt the application of the application
Kata Kunci : Sistem, SPT Tahunan, Wajib Pajak Pensiunan,Wates