Laporkan Masalah

HUBUNGAN SANITASI PETERNAKAN TERHADAP PENYAKIT MASTITIS PADA SAPI PERAH DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS BALAI PENGEMBANGAN BIBIT PAKAN TERNAK DAN DIAGNOSTIK KEHEWANAN KALIURANG

ANDINI ROHIM, Dr. drh. Yatri Drastini, M.Sc.

2016 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWAN SV

Mastitis merupakan peradangan kelenjar susu yang ditandai adanya peradangan pada ambing disertai dengan perubahan fisik, kimiawi dan mikrobiologi. Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi peternakan terhadap penyakit mastitis pada sapi perah di Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Pengembangan Bibit Pakan Ternak dan Diagnosa Kehewanan Kaliurang. Sampel yang digunakan adalah 5 ekor sapi perah yang terkena mastitis dari 29 ekor sapi perah di kandang laktasi. Metode yang digunakan dalam pengambilan data yaitu dengan cara pengamatan lingkungan dan wawancara mengenai kesehatan sapi perah dan cara pemeliharaan sapi perah di Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Pengembangan Bibit Pakan Ternak dan Diagnostik Kehewanan Kaliurang. Hasil pengamatan sanitasi berdasarkan pengamatan lingkungan dan wawancara menunjukkan adanya kemungkinan terjadi mastitis dari sulitnya sinar matahari yang masuk ke kandang A. Selanjutnya berdasarkan pengamatan terhadap kesehatan sapi perah menunjukkan adanya 5 sapi mastitis dari 29 sapi perah yang kemungkinan terjadi akibat penanganan mastitis yang kurang tepat, proses pemerahan yang masih kurang baik yaitu sebelum pemerahan ambing tidak dilap sampai kering, sesudah pemerahan ambing tidak disucihamakan, dan sapi yang terkena mastitis tetap dicampur dengan sapi yang tidak mastitis.

Mastitis is an inflammation of the mammary gland is characterized by inflammation of the udder is accompanied by changes in physical, chemical and microbiological. The purpose of this final project is to find out the connection between sanitation of the farm and mastitis in dairy cows at Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Pengembangan Bibit Pakan Ternak dan Diagnostik Kehewanan Kaliurang. The sample used were 5 dairy cows affected by mastitis from 29 dairy cows in cow house. Methods were collecting data by observation of environment and interviews to officers about the health of dairy cows and the maintenance of dairy cows in Unit Pelaksana Dinas Balai Pengembangan Bibit Pakan Ternak dan Diagnostik Kehewanan Kaliurang. The observation of enviromental sanitation based on observations and interviews indicated the possibility of a mastitis of the difficulty of sunlight coming into the cage A, Furthermore, based on observations of the health of a dairy cow it showed five of 29 dairy cows in mastitis that might be due to the lack of proper handling of mastitis, and in the maintenance of dairy cows showed the milking process was not good properly, such as before milking the udder did not wipe dry, after milking the udder is not disinfected and the mastitis cows were mixed with healthy cows.

Kata Kunci : Sanitasi, mastitis, sapi perah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.