Laporkan Masalah

Kajian Drug Related Problems dan Evaluasi Luaran Klinik dari Obat Penekan Asam Lambung

BETTI MINTARSIH, Prof. Dr. Agung Endro Nugroho, M.Si., Apt.; Dr. Fita Rahmawati, Sp.FRS., Apt.

2016 | Tesis | S2 Ilmu Farmasi

Obat penekan asam lambung banyak digunakan untuk berbagai indikasi, namun penelitian menunjukkan bahwa penggunaan obat tersebut cenderung berlebihan (overuse). Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui pola penggunaan, mengkaji Drug Related Problems (DRPs), serta mengevaluasi luaran klinik dari obat penekan asam lambung pada pasien rawat inap di rumah sakit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan kohort. Pengambilan data secara prospektif pada pasien rawat inap di RSUD Kabupaten Temanggung periode Januari � Maret 2016. Analisis data secara deskriptif untuk mendapatkan gambaran pola penggunaan dan mengkaji DRPs, sedangkan analisis statistik menggunakan uji Chi Square untuk melihat hubungan antara DRP dengan luaran klinik, serta analisis multivariat untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian DRPs dan luaran klinik. Subyek penelitian sebanyak 204 pasien. Pola penggunaan obat penekan asam lambung terbanyak adalah golongan H2RA 84,3%; golongan PPI 4,4%; sedangkan kombinasi H2RA dan PPI 11,3%. Indikasi penggunaan obat penekan asam lambung terbesar adalah untuk mengatasi dispepsia, sebagai profilaksis stress ulcer dan NSAID-induced ulcer. Dari hasil kajian DRPs, diketahui bahwa DRPs terjadi pada 152 pasien (74,5% dari total 204 pasien), sebanyak 199 kejadian, berupa terapi obat tidak diperlukan 45,2%; obat tidak efektif 17,6%; dosis obat terlalu tinggi 13,1%; dan timbulnya reaksi merugikan 24,1%. Dari evaluasi luaran klinik, diperoleh hasil 76,5% subyek dinyatakan membaik, 4,4% tidak membaik, dan 19,1% tidak dapat dievaluasi. Dari hasil uji Chi-Square tidak ada hubungan antara DRPs dengan luaran klinik (p>0,05). Hasil analisis multivariat terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi luaran klinik, menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap luaran klinik adalah tingkat keparahan penyakit yang dialami oleh pasien.

Acid Suppressive Therapy (AST) are widely used for various indications, but research shows that the use of such drugs tend to be overuse. Therefore, it is necessary to investigate drug usage patterns, reviewing Drug Related Problems (DRPs), and evaluating the clinical outcomes of acid suppressing drugs in hospitalized patients. This is a descriptive analytic cohort study. Collecting data prospectively in hospitalized patients of Temanggung regional public hospital, from January to March 2016. Descriptive analysis to get an overview of AST usage patterns and assess DRPs, while the statistical analysis using Chi-Square to see the relationship between the DRPs and clinical outcomes, as well as multivariate analysis to determine the factors that most influence clinical outcomes. As many as 204 patients who meet inclusion and exclusion criteria were included in this study. The most AST usage pattern are the H2RA class of 84.3%; PPI class of 4.4%; while the combination of H2RA and PPI at 11.3%. Indications for using AST are to treat dyspepsia, prophylaxis of stress ulcer and NSAID-induce ulcer. From this study, it is known that DRPs occurred in 152 patients (74.5%) of 199 cases, in the category of drug therapy is not required 45.2%; drugs are not effective 17.6%; drug dose is too high at 13.1%; and the incidence of adverse reactions of 24.1%. Evaluation of clinical outcomes obtained that 76.5% of the subjects stated improved; 4.4% did not improve; and 19.1% could not be evaluated because no patient complaints related to their gastric disorders. The results of Chi-Square test showed that there was no relationship between the DRPs and clinical outcomes (p>0.05). Multivariate analysis of the confounding factors suggesting that the most influential factor on clinical outcomes is the severity of illness.

Kata Kunci : obat penekan asam lambung, Drug Related Problems, luaran klinik

  1. S2-2016-373140-tableofcontent.pdf