Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS PENGHUNI HUNIAN KUMUH DENGAN TINGKAT KEBERSIHAN LINGKUNGAN DIBANTARAN SUNGAI SIAK

ASIK SUHENDRA, Diananta Pramitasari, ST., M.Eng., Ph.D

2016 | Tesis | S2 Desain Kawasan Binaan

Sungai Siak yang membelah kota Pekanbaru mempunyai nilai strategis, baik itu ekonomi, sosial ataupun budaya. Perkembangan ekonomi ini semakin lama menunjukan nilai yang signifikan didukung oleh moda transportasi air melalui sungai Siak. Para pedagang ataupun pencari kerja dari luar kota pun menjadi faktor pertumbuhan penduduk. Beberapa diantaranya berdagang di Kampung Bandar daerah yang berbatasan dengan sungai Siak sebelah Selatan, selain berdagang beberapa diantaranya bermukim di bantaran sungai Siak yang dekat dengan pusat perdagangan. Permukiman ini tumbuh tidak didasari dengan aturan dan arahan desain yang memadai sehingga para pemukim tidak memikirkan etika berlingkungan. Kesan kumuh dari hunian sangat sangat terlihat jelas dari lingkungan yang meraka tinggali. Permasalahan limbah air kotor dan sampah serta utilitas lingkungan mewarnai kekumuhan permukiman tersebut. Aktifitas yang dilakukan oleh para penghuni hunian kumuh ini juga berdampak terhadap tingkat kebersihan dan utilitas lingkungan, dimana tidak adanya fasilitas tempat sampah dan kesadaran dari para penghuni sendiri serta utilitas yang buruk karena hunian yang berada di bantaran sungai Siak tidak memiliki septictank. Perlu pendekatan yang sesuai untuk memahami kondisi seperti ini, salah satu yang juga efektif adalah mengetahui pola aktifitas masyarakat terhadap hunian dan lingkungan sekitar mereka. Dengan pendekatan dan analisis tersebut mampu mendeskripsikan kondisi ini secara spesifik yang akan terlihat dalam sebuah peta analisis. Setelah analisis dan mendapatkan temuan dalam pendekatan tersebut maka akan di peroleh rekomendasi untuk arahan dalam kawasan bantaran sungai Siak tersebut.

Siak river that devides the city of Pekanbaru has a economic, social or cultural strategic value.This economic development showed by significant growing values supported by the water transportations through the Siak river. Job seekers and traders from the outside is a factor of population growth of this city.Some of them trade in Kampung Bandar, South of the Siak river areas. In addition to trade some of them live in Siak riversides nearby the trade center. These settlements grew not followed by the satisfy rules and guidelines design as of that the settlers do not think about environments. Very obvious seedy impression of occupancy neighbourhood. Wastewater and environmental utility caused the problems of the slum settlements. The slum settlers activities has impacted on the level of cleanliness and environment utility. The lack of trash can facilities and the awareness of the residents and bad utilities because occupancy is in the Siak riverside haven't septictank. Need appropriate approach to understanding this condition,effective approach was to determine the activity patterns of the residential community and the environment around them. The analisyis and approach is able to describe this condition, specifically seen in a map analysis. After getting the results of the approach and analysis it will be obtained guidelines recommendation in Siak riversides.

Kata Kunci : Limbah air kotor, sampah, utilitas lingkungan, hunian kumuh, bantaran sungai

  1. S2-2016-323509-abstract.pdf  
  2. S2-2016-323509-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-323509-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-323509-title.pdf