Laporkan Masalah

Perbandingan kinerja keuangan perusahaan jasa (non keuangan) sebelum dan sesudah menjadi perusahaan publik di BEJ

HERLINI, Dr. Marwan Asri SW., MBA

2003 | Tesis | Magister Manajemen

Penelitian ini bertujuan melakukan analisis kinerja keuangan (tingkat kesehatan keuangan) perusahaan jasa sebelum dan sesudah menjadi perusahaan publdc di BEJ. Suatu perusahaan yang telah menjadi perusahaan publik, salah satu cara untuk mengukur kinerja keuangannya adalah menggunakan return saham. Namun sebelum menjadi perusahaan publik perusahaan tersebut tidak mempunyai s&am sehingga digunakan proksi pengukur kinerja dengan menggunakan rasio keuangan. Perusahaan jasa dalam penelitian ini &an dillhat kinerja keuangannya dengan menggunakan SK Menteri Negara Pendayagunaan BUMN No. 215MBUMN11999 tentang pengukuran kesehatan kinerja keuangan perusahaan. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan adalah perusahaan jasa yang sahamnya listing & BEJ. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan teknlk purposive sampling, Kriteria sampel adalah telah menjadi perusahaan publik minimal dua tahun dan mempunyai laporan keuangan dua tahun sebelum dan dua tahun sesudah menjadi perusahaan publik di BEJ dan yang memenuhi knteria ini adalah 17 perusahaan. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dan Bapepam dan Pusat Referensi Pasar Modal (PRPM) di BEJ. Analisis kinerja keuangan perushaan jasa ini dilakukan secara serentak dan parsial terhadap rasio-rasio keuangan yaitu likuiditas, solvabilitas profitabilitas, dan aktivitas, sesuai yang tercantum dalam SK Menteri Negara Pendayagunaan BUMN N0.215MBUMN/ 1999. Metode statisfik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji-t untuk sampel observasi berpasangan dengan tingkat signifkansi 5%. Hasil pengujian statistlk tersebut secara serempak dan parsial terhadap rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifrkan atas kinerja keuangan perusahaan jasa sebelum dan sesudah menjadi perusahaan publik di BEJ.

This research is aimed to conduct an analysis of financial performance service company before and after listed in Jakarta Stock Exchange. Stock return is used to measure the financial performance of public company. Financial ratio as a proxy is used to measure performance of the company which has not yet listed in the Jakarta Stock Exchange. Measurement standards about financial performance is based on the degree of BUMN Minister No. 215/M-BUMN/1999. Population is service company listed in Jakarta Stock Exchange. The samples are taken using purposive sampling technique. There are 17 samples that satisfying the criteria. Samples criteria’s are as follow, (1) the company has been listed in Jakarta Stock Exchange at least for two years, (2) the company provided annual financial report for two years before and two years after listed in Jakarta Stock Exchange. Secondary data is used in this research and obtained from Bapepam and Pusat Referensi Pasar Modal (PRPM). The financial performance analysis is conducted completely and partially toward financial ratio which are liquidity, solvability, profitability, and activity ratio. T test is used to test the hypothesis for paired samples with the degree of significance 5%. Completely and partially, the results showed there are no significant different the financial performance of service company before and &er listed in Jakarta Stock Exchange.

Kata Kunci : Kinerja Keuangan Perusahaan,Perusahaan Publik, Financial Performance, Public Company, Financial Ratio (Liquidity Ratio, Solvability Ratio, Profitability Ratio, and Activity Ratio)


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.