Laporkan Masalah

DINAMIKA KOMUNIKASI DALAM PENGEMBANGAN PERIKANAN BUDIDAYA OLEH KLINIK IPTEK MINA BISNIS DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL

NENSYANA SHAFITRI, Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D, Dr. Phil. Hermin Indah Wahyuni

2016 | Tesis | S2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan

Perikanan budidaya menjadi salah satu sektor yang dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Namun dalam perkembangan terdapat permasalahan yaitu rendahnya teknologi yang digunakan oleh para pelaku usaha di sektor perikanan. Hal tersebut mempengaruhi terhadap kinerja subsistem perikanan budidaya. Untuk menjawab hal tersebut dikembangkan program pemberdayaan Klinik IPTEK Mina Bisnis (KIMBis) oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (BALITBANG KP) � Balai Besar Penelitian Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan (BBPSEKP). Selanjutnya, dilakukan pengkomunikasian pesan oleh KIMBis terkait dengan pengembangan perikanan budidaya. Dinamika komunikasi terjadi selama proses pengkomunikasian pesan yaitu adanya umpan balik dari pemangku kepentingan. Dinamika komunikasi dalam pengembangan perikanan budidaya dimaknai sebagai interaksi dan ketergantungan antara KIMBis sebagai organisasi pemilik pesan dengan pemangku kepentingan. Tujuan dari penelitian ini memetakan dan menganalisis pengkomunikasian pesan; memetakan dan menganalisis aktor-aktor yang terlibat; serta memahami beragam umpan balik dan upaya yang dilakukan oleh KIMBis dalam menanggapi umpan balik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengkomunikasian pesan terdiri dari pengembangan kelembagaan perikanan budiya; introduksi teknologi kelautan dan perikanan; penumbuhan jiwa kewirausahaan dan pemanfaatan lahan eks balai benih ikan. Media komunikasi yang digunakan oleh KIMBis adalah bauran komunikasi yaitu komunikasi pribadi dan kelompok. Aktor yang terlibat dalam program KIMBis yaitu BALITBANG KP- BBPSEKP, Tim Pelaksana Tingkat Pusat dan Sekretariat KIMBis Daerah Kabupaten Gunungkidul, Kelompok sasaran (perbenihan, pembudidaya, pakan, pengolah hasil perikanan dan pemasaran). Peran dari masing-masing aktor sebagai regulator, implementor kebijakan dan partisipan. Ragam umpan balik diberikan oleh pemangku kepentingan seperti umpan balik pro untuk pengembangan kelembagaan perikanan budidaya dan introduksi teknologi kelautan dan perikanan; umpan balik kontra untuk pemanfaatan lahan eks balai benih ikan serta umpan balik negosiasi penumbuhan jiwa kewirausahaan. Upaya lain yang dilakukan oleh KIMBis diantaranya dalam pengkomunikasian pesan disertai dengan penggalian permasalahan masyarakat, mendorong keterbukaan informasi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi serta mengembangkan paradigma partisipatoris agar tetap terjadi interaksi antar pelaku komunikasi di dalam KIMBis.

Fish Innovation and Business Development Clinic (KIMBis)�s empowerment program which was developed by Agency of Research and Development for Marine and Fisheries (BALITBANG KP) ̶ Marine and Fisheries Socio-Economic Research Center (BBPSEKP) is used for answering fishery problems by way of typology cultivation in Gunungkidul Regency. The lack of technology used by the businessmen of fishery becomes a problem which can affect the performance of aquaculture�s subsystem. Message deliverance is later done by KIMBis associates with the development of aquaculture. The communication dynamics happens in the message deliverance process is the feedback from stakeholders. Communication dynamics means interaction and interdependence between KIMBis, as an organization which is a message owner, and the stakeholders. The purpose of this study is mapping and analyzing the message deliverance; mapping and analyzing the actors; and understanding kinds of feedbacks and efforts done by KIMBis in perceiving the feedbacks. This study was done by using case study method. Datagathering was done using observation, interview and literature study. The result of the study shows that message deliverance consists of institutional development of aquaculture; introduction to marine and fishery technology; development of entrepreneurial potential and utilization of former fish seed place. Communication media which are used by KIMBis are communication mix: personal and group communication. The actors of KIMBis program are BALITBANG KP- BBPSEKP, Central Executive Team and Secretariat of KIMBis in Gunungkidul Regency, target groups (seed provider, feed provider, cultivator and fishery�s yield processor). The role of each actor is as a regulator, policy implementer and participant. The kinds of feedbacks are given by the stakeholders such as pro feedback for developing institutional aquaculture and introducing marine and fishery technology; contra feedback for utilizing former fish seed place and negotiation feedback for raising entrepreneurial potential. KIMBis then digs people�s problems in message deliverance as an effort which encourages the disclosure of the information by using Information Technology and Communication and developing participatory paradigm for keeping the interactions between communicators in KIMBis.

Kata Kunci : Dinamika; Komunikasi; Perikanan Budidaya; Gunungkidul, Dynamic; Communication; Aquaculture Business Clinic; Gunungkidul


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.