Laporkan Masalah

An Analysis between inflationary rate and stock return :: An Evidence in Indonesia

SUBIYANTORO, Dr. Mamduh M. Hanafi, MBA

2003 | Tesis | Magister Manajemen

Penelitian ini untuk menguji hubungan antara real stock returns dan iiiflationary trend di Indonesia. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang kontradiktif mengenai hubungan tersebut yang masing-masing didukung oleh beberapa teori. Fisher hypothesis menyatakan bahwa keduanya bersifat positif sehingga stock return dapat dipakai sebagai hedge terhadap resiko inflasi. Demikian juga teori makroekonomi konvensional, Philip curve, menyatakan ha1 yang sama. Padahal kebanyakan studi justru menunjukkan bukti bahwa hubungan yang terjadi bersifat negatif yang didukung oleh teori tax-effect hypothesis dan proxy-effect hypotesis. Penelitian ini menggunakan empat pendekatan inflasi yaitu actual inflation, e.rpected iriflation, unexpected inflation dan cliaizge in expected inflation yang diperoleh dengan Hodrick Prescottfifilter dari data bulanan mulai Januari 1989 hingga Juni 2002. Sementara IHSG, LQ45 dan indek sektoral (industri) dipergunakan untuk mendapatkan real stock return. Dengan menggunakan ordinavy Least Square (OLS) diperoleh hanya variabel expected inflation yang mempunyai hubungan secara negatif daii signifikan dengan real return IHSG namuii tidak satupun variable inflasi yang signifikan dengan real return LQ45. Nilai adjusted R2 menunjukkan angka yang kecil (kurang dari 8%) yang ai-tinya lebih dari 92% variabilitas real return dijelaskan oleh variabel selain inflasi. Sementara tertiary sector, khususnya sektor keuangan, poperty dan real estate, yang paling terpengaruh deiigan fluktuasi inflasi dituiiju.kkan dengan hubungan yang bersifat negatif dan signifikan. Sedangkan secondary sector, kbususnya manufacturing daii industri dasar serta kimia, bersifat independen terhadap inflasi. Dari keempat variabel inflasi, expected inflation yang paling superior dalam hubungannya dengan real stock returns.

Kata Kunci : Return Saham,Inflantionary Rate


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.