UNSUR-UNSUR INTRINSIK CERPEN AL-HUBBU WAL MAUTU DALAM ANTOLOGI CERPEN QISASUN FARANSIYYATUN: KARYA MUHAMMAD AS-SIBAI
HARI SETIAWAN, Mahmudah, S.S., M.Hum; Dra.Hindun, M.Hum; Abdul Jawat S.S., M.Hum
2016 | Skripsi | S1 SASTRA ARABSkripsi ini bertujuan untuk mengungkapkan unsur-unsur intrinsik dalam cerpen Al-Hubbu Wal Mautu dalam Antologi Cerpen Qisasun Faransiyyatun Karya Muhammad As-Sibai dan keterkaitan antarunsurnya sehingga menghasilkan makna yang utuh dengan menggunakan teori struktural. Adapun metode yang digunakan adalah metode analisis struktural dengan deskripstif analisis. Berdasarkan analisis ini, diketahui bahwa tema cerpen "Al-Hubbu Wal Mautu" ini adalah sifat egois dapat merugikan diri sendiri sehingga mendatangkan penyesalan. Tokoh utama cerpen ini adalah Madam Hermeh, dan tokoh tambahannya adalah tokoh "Aku", teman "Aku", George, Sang Guru, Dokter, dan Pembantu. Cerpen ini menggunakan alur flash back dengan tahapan sebagai berikut. Tahap penyituasian memperkenalkan latar berupa rumah sakit jiwa dan pengenalan tokoh utama Madam Hermeh lewat tokoh tambahan "Aku". Tahap pemunculan konflik ketika Madam Hermeh mengetahui bahwa George terkena sakit cacar sehingga dia merasa ketakutan. Tahap peningkatan konflik terlihat ketika Madam Hermeh melakukan upaya untuk menghindari agar cacar tidak menular kepada dirinya. Tahap klimaks adalah ketika Madam Hermeh dipaksa oleh sang guru dan dokter untuk menemui George yang sedang sekarat. Tahap penyelesaian adalah ketika Madam Hermeh menjadi gila karena George akhirnya meninggal. Latar cerpen ini adalah Prancis, yaitu rumah sakit jiwa, sebuah rumah, dan rumah sakit. Sementara itu, latar waktunya adalah siang dan pagi. Judul "Al-Hubbu wal Mautu" dalam bahasa Indonesia adalah "Cinta dan Kematian". Cinta yang dimaksud adalah cinta tokoh utama perempuan yang lebih mencintai kecantikannya daripada merawat anaknya yang terkena sakit cacar. Sementara itu, kematian yang dimaksud adalah kematian anak tokoh perempuan yang bernama George. Dengan demikian, judul mengacu pada tema. Cerita ini menggunakan sudut pandang orang pertama tipe sampingan. Unsur-unsur yang membangun cerpen ini saling berkaitan satu sama lainnya. Kaitan tersebut terlihat pada hubungan antara tema dengan tokoh-tokoh, alur, dan judul sehingga makna didapatkan yang utuh.
The research to investigate the intrinsic elements in Muhammad As-Sibai's short story Al-Hubbu wal-Mautu and the relevancy of each element to show the true meanings. The theory used in this graduating paper is structural theory. Thus, the method used in this graduating paper is structural analysis method which is done by descriptive analysis. Based on analysis, it can she theme of this short story is the selfish can harm yourself and come up with regrets. The main character which consists of Madam Hermeh, and supporting characters including character of Me, Friend Me, George, The Teacher, The Doctor, and Servant. This short story using the flash back plot. Situation stage in this short stories introduce the background a mental hospital and the introduction of the main figure in Madam Hermeh through additional figures "Me". Generation circumstances stage of conflict when madam Madam Hermeh know that George exposed to smallpox hospital so that she felt fear. Rising action when Madam Hermeh made an effort to avoid to smallpox not transmittable to himself. A climax when Madam Hermeh forced by the teachers and doctors to meet up with George who in a state of dying. Finishing phase when Madam Hermeh be driven mad by the George later died. Background short stories this is French because there were in anthology short stories who tells the story of of the state French. As for the setting of place is at mental hospital, a house, and the hospital. Meanwhile, a time is lunch and morning. The tittle "Al-Hubbu wal-Mautu" into the Indonesian language "Cinta dan Kematian". "Cinta" is love the main figure in a girl much love her beauty than cares for its offspring affected by hospital smallpox. Meanwhile, "Kematian" is child mortality female community leader named George. Thus, the title refers to the theme. This story uses the point of view of the first type on the side. The elements that build this short story are related to each other, relation is evident to the relation between the theme with figures , a plot, and title so meaning short stories can be understood.
Kata Kunci : analysis of structural, short story, Al-Hubbu wal-Mautu, Muhammad As-Sibai