Laporkan Masalah

KEJADIAN FASCIOLOSIS PADA SAPI DI RUMAH POTONG HEWAN (RPH) GIWANGAN PADA BULAN JANUARI - APRIL 2016

MALIKA RAHMA P., drh. Heru Susetya, MP., Ph. D

2016 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWAN SV

Fasiolosis atau distomatosis merupakan penyakit pada ternak yang disebabkan oleh cacing daun (trematoda) genus Fasciola sp., seperti F.hepatica dan F. gigantica. Fasiola menyebabkan penderitaan kronis yang menahun, kekurangan darah dan gizi, pertumbuhan melambat, serta menimbulkan peradangan hati dan empedu pada ternak, bahkan kematian ternakTujuan pembuatan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui kejadian Fasciolosis pada sapi di Rumah Potong Hewan (RPH) Giwangan dari Januari 2016 - April 2016. Data diharapkan dapat dijadikan acuan sehubungan dengan pengendalian dan pemberantasan Fasciolosis di daerah Yogyakarta. Praktek kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan pada tanggal 4 April - 9 April. Metode yang digunakan adalah menemukan cacing Fasciola sp pada hati sapi yang baru disembelih setelah hati di sayat - sayat. Semakin akurat dengan adanya data pemotongan di Rumah Potong Hewan (RPH) Giwangan dari Januari 2016 sampai April 2016. Data tersebut berasal dari pemeriksaan pots mortem terhadap sapi yang disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH). Kejadian Fasciolosis pada sapi di RPH Giwangan untuk setiap bulannya berkisar antara 6%-10%. Kejadian Fasciolosis tertinggi terjadi pada bulan Januari yaitu 10% sedangkan kejadian Fasciolosis terendah terjadi pada bulan April yaitu 6%.

Fasiolosis or distomatosis is a disease of animals caused by flukes (trematode) genus Fasciola sp., As F.hepatica and F. gigantica. Fasiola cause suffering chronic chronic, blood deficiency and nutrition, growth slowed down, and cause inflammation of the liver and bile in cattle, even death ternakTujuan making of this final project was to determine the incidence Fasciolosis in cattle in Slaughter House (RPH) Giwangan of January 2016 - April 2016. Data is expected to be a reference in relation to the control and eradication Fasciolosis in the Yogyakarta area. Work practice (PKL) was held on April 4 to April 9. The method used is to find a worm Fasciola sp on freshly slaughtered beef liver after liver slice - slice. The more accurately the lack of data cuts in Slaughter House (RPH) Giwangan from January 2016 to April 2016. The data came from pots mortem examination of the cattle slaughtered in Slaughter House (RPH). Fasciolosis incidence in cattle in slaughterhouses Giwangan for each month ranged from 6% - 10%. Fasciolosis highest incidence occurred in January which is 10% while the lowest Fasciolosis incident occurred in April with 6%.

Kata Kunci : fasciolosis, fasciola sapi

  1. D3-2016-345087-abstract.pdf  
  2. D3-2016-345087-bibliography.pdf  
  3. D3-2016-345087-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2016-345087-title.pdf