Laporkan Masalah

Prediksi financial distress pada perusahaan property dan real estate yang listing di BEJ periode amatan 1998-2002

ARTO, Purnomo Adi, Prof.Dr. Mas'ud Machfoedz, MBA

2003 | Tesis | Magister Manajemen

Penelitian ini bertujuan melakukan pengujian empirik untuk mengetahui dan mengiij i apakah terdapat perbedaan secara signifikan diantara dua group perusahaan yang diteliti. Group pertama (Group 1) merupakan group perusahaan yang tergolong dalam kondisi kesulitan keuangan (Financial Distress). Sedangkan group kedua (Group 0) merupakan group perusahaan dengan kondisi keuangan yang baik. Sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan property dan real estate yang listing di Bursa Efek Jakarta dalam periode amatan 1998 - 2002. Penelitian ini juga menghasilkan model atau fungsi diskriminan yang mempunyai ketepatan cukup tinggi (87,9%) dalam mengklasifikasi setiap kasus yang diteliti. Dengan ketepatan pengklasifikasian tersebut, model ini dapat dipergunakan untuk memprediksi maupun menggolongkan perusahaan property dan real estate di Indonesia. Hasil pengujian dan analisis hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua group yang diuji. Selain itu, diketahui pula bahwa terdapat tiga variable yang mampu secara signifikan membedakan kedua group perusahaan sample. Variable tersebut adalah Variabel Operating Profit Margin, Return on Investment, dan Return on Equity yang merupakan variable independen dalam model diskriminan yang terbentuk.

This research aimed to test empirically the significant difference between two groups of companies as the object of the research. The first group (Group 1) was,the group of companies that were in the financial distress. The second group (Group 0) consisted of some companies that were in good financial condition. The samples in this research were property and real estate companies listed in Jakarta Stock Exchange during 4 1998-2002. The research resulted model or discriminant function that has high enough accuracy (87.9%) in classifying each studied case. Having this rate of accuracy, the model can applied to predict or to categorize some property and real estate companies in Indonesia. The result of the test and the hypothesis analysis of the research showed that there was a significant difference between two tested groups of companies. Besides, there were three variables that could differ significantly both of sample groups. The variables were Operating Profit Margin Variable, Return on Investment, and Return on Equity. They were independent variables in the formed discriminant model.

Kata Kunci : Manajemen Keuangan,Financial Distress, Property and Real Estate, Financial Distress, Two-Group Discriminant Analysis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.