SUMBER DAYA INSTITUSI, AKTIVITAS WISATA ILLEGAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP KONDISI VEGETASI SERTA SATWA LIAR DI CAGAR ALAM NUSAKAMBANGAN TIMUR
RAGIL PRASETIA, Dr. Ir. Lies Rahayu Wijayanti Faida, M.P.; Dr. M. Ali Imron, S.Hut., M.Sc.
2016 | Tesis | S2 Ilmu KehutananSetiap aktivitas wisata di dalam cagar alam (CA) seberapapun kecilnya dapat berdampak terhadap kawasan, apalagi terdapat kenyataan bahwa sebagian besar pengunjung bukan ekowisatawan, selain itu aktivitas ini bertentangan dengan status kawasan sebagai CA. Penelitian ini bertujuan : 1) mengetahui kondisi sumberdaya institusi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah dalam upaya perlindungan dan pengamanan di CA Nusakambangan Timur; 2) mengetahui aktivitas pengunjung yang dapat menimbulkan dampak terhadap kondisi vegetasi dan satwa liar di CA Nusakambangan Timur; 3) mengidentifikasi dampak aktivitas wisata terhadap kondisi vegetasi dan satwa liar di CA Nusakambangan Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan studi literatur. Analisis data untuk mengetahui kondisi sumber daya institusi dilakukan dengan analisis kesenjangan (gap analysis), untuk mengetahui aktivitas pengunjung dilakukan dengan analisis deskriptif dan chi-square test, dan untuk mengidentifikasi dampak aktivitas wisata dilakukan dengan analisis indeks Keanekaragaman Jenis Shannon, persentase dan deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa kondisi sumberdaya institusi BKSDA Jawa Tengah belum efektif jika mengacu pada kondisi yang diharapkan, solusi yang dilakukan adalah melalui pemberdayaan dan pengefektifan Resort Konservasi Wilayah (RKW) sebagai unit pengelolaan terkecil di lapangan. Semua aktivitas pengunjung dalam kawasan cagar alam bertentangan dengan peraturan yang ada dan berpotensi menjadi ancaman keutuhan bagi kawasan. Bentuk dampak terhadap vegetasi yaitu menurunnya indeks keanekaragaman jenis dan kerusakan vegetasi. Respon kedua jenis primata menunjukan masih takut dengan keberadaan manusia, dan belum berubah serta masih sangat waspada terhadap kehadiran pengunjung. Berdasarkan uraian di atas, maka CA Nusakambangan Timur perlu dipertahankan sebagai cagar alam karena memiliki nilai keanekaragaman hayati yang penting bagi ekosistem di luar cagar alam.
Despite the trivial of any tourism-related activities in the nature reserve, it possibly brings an impact on the area due to the fact that most visitors are not eco-tourists. In addition, the activity is contradictory to the status of the area as a nature reserve. This study aimed to: 1) determine the status of the institutional resources of Natural Resources Conservation Center (BKSDA) of Central Java related to the efforts in the protection and security of East Nusakambangan Nature Reserve; 2) find out the tourism-related activities that adversely affect the condition of vegetation and wildlife in East Nusakambangan Nature Reserve; 3) identify the impact of tourism-related activities on the vegetation and wildlife in East Nusakambangan Nature Reserve. Data collection was carried on by the methods of observation, interviews, and literature studies. The status of the institutional resource, the tourism-related activities, the impact of those activities, were investigated by, respectively, the gap analysis; descriptive analysis and chi-square test; and Shannon diversity index (H'), percentage and descriptive. The results showed that the status of the institutional resource of BKSDA in Central Java was ineffective while the solution is addressed to the empowerment and deployment of Conservation Resort (RKW) as the smallest management unit in the area. The entire tourists activities in natural reserve area are opposed the prevailing regulations and potentially threatening the integrity of the nature reserve. The impact on vegetation is indicated by declined index of species diversity as well as physical damage on vegetation. The responses of two species of primate demonstrate the fear on human existence and extreme alert on the presence of visitors. Based on the analysis, it is significant to maintain the sustainability of East Nusakambangan Nature Reserve due to the abundant biodiversity and its relationship with the ecosystem outside the nature reserve.
Kata Kunci : Sumber daya institusi, aktivitas wisata, dampak terhadap vegetasi dan satwa liar, CA Nusakambangan Timur