PENGETAHUAN TENTANG MANAJEMEN PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO
NOVI INRIYANNY S, Dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA; dr. Rossi Sanusi, MPA, Ph.D
2016 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Keberhasilan setiap program kesehatan tergantung pada manajemen yang efektif. Sistem kesehatan di seluruh dunia masih menghadapi masalah kurangnya manajer yang berkompeten di semua tingkatan. Manajer kesehatan wajib memiliki kompetensi tentang fungsi-fungsi manajemen. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado memiliki peran strategis mencetak calon manajer kesehatan di wilayah Sulawesi Utara. Kepedulian tentang pentingnya kompetensi manajemen belum mendapat perhatian besar dalam penyusunan kurikulum pada fakultas-fakultas kesehatan, akibatnya terdapat gap antara kompetensi manajemen yang dimiliki dan diharapkan mahasiswa. Tujuan: Meneliti pengetahuan manajemen mahasiswa serta hubungannya dengan karakteristik individu, kuliah tatap muka dan pengalaman belajar lapangan. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester akhir Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsrat. Alat ukur menggunakan kuesioner. Variabel bebas adalah karakteristik individu dan proses pembelajaran, variabel terikat adalah pengetahuan mahasiswa tentang manajemen. Analisis data menggunakan analisis bivariat dan multivariat dengan uji korelasi. Hasil: Responden berjumlah 206 mahasiswa (61,13%). Mahasiswa yang berpartisipasi 48,54% memiliki pengetahuan baik tentang manajemen. Karakteristik individu yang signifikan terhadap pengetahuan manajemen mahasiswa adalah kepuasaan mahasiswa terhadap perkuliahan (OR= 2,1), pekerjaan orang tua (OR= 2,9) serta jabatan yang diinginkan (OR= 0,5). Kuliah tatap muka dan pengalaman belajar lapangan tidak berhubungan dengan pengetahuan manajemen. Kesimpulan: Mahasiswa memperlihatkan skor rendah (<50%) dalam membuat indikator keberhasilan, membuat laporan kegiatan, menghitung biaya yang tersedia, memberi kesempatan pada peserta penyuluhan untuk bertanya dan meminta peserta program untuk antri dalam pelayanan. Pengetahuan manajemen memiliki hubungan positif dengan kepuasan dalam proses perkuliahan, status pekerjaan orang tua dan memiliki hubungan negatif dengan keinginan menjadi Kepala Dinas Kesehatan. Kuliah tatap muka dan pengalaman belajar lapangan tidak memiliki hubungan dengan pengetahuan manajemen.
Background: The success of any health program depends on effective management. Health systems around the world still face a problem in lack of competent managers at any level. A health manager should have a competency in management functions. The Public Health Faculty of Sam Ratulangi University (Unsrat) in Manado has a strategic role in producing health manager candidates in North Sulawesi. Management competencies have not received any significant attention in the curriculum of many faculties of health. As a result, there is a gap between the management competence possessed and expected of the students. Objective: To examine students' management knowledge and its relationship with individual characteristic, lectures and field learning experiences. Method: This study used a cross sectional design. The subjects were final-semester students of Public Health Faculty of Unsrat. The research instrument used was a questionnaire. The independent variables of the research were individual characteristics and learning processes, and the dependent variable was students' management knowledge. The data were analyzed by using bivariate and multivariate correlation formulas. Results: There were 206 students as respondents (61.13%). Of the participating students 48.54% have good management knowledge. Significant individual characteristics were the students’ satisfaction on the lectures (OR= 2.1), parents’ occupation (OR= 2.9) and desired positions (OR= 0.5). Face-to-face lectures and field learning experiences were not related to the knowledge on management. Conclusions: Students showed low scores (<50%) in developing effective program indicators, reporting of program activities, budgeting, inviting health education participants to ask question and encouraging program participants to queue in service. Management knowledge was positively correlated with lectures’ satisfaction and parents' occupation, and was negatively correlated with the desire to work as the Head of Health Department. Face-to-face lectures and field learning experiences were not correlated to the management knowledge.
Kata Kunci : kompetensi manajemen, fungsi manajemen, proses pembelajaran, fakultas kesehatan masyarakat / management competence, management function, learning process, faculty of public health