Optimalisasi Crash Program dengan CPM pada pembangunan gedung laboratorium terpadu Universitas Islam Indonesia
RONANTO, Yudion, Prof.Dr. Boma Wikan Tyoso, MSc.,PhD
2003 | Tesis | Magister ManajemenPembangunan Gedung Laboratorium Terpadu Universitas Islam Indonesia, merupakan proyek yang direncanakan telah selesai pada tahun 2002 yang lalu, namun mengalami keterlambatan. Gedung tersebut digunakan sebagai teinpat belajar mengajar untuk seluruh fakultas \rang memeriukan sarana penelitian. Bangunan 3 lantai dan 1 husement, menelan biaya Rp7.691.995.3 18 (berdasarkan hasil pengolahan). Proyek ini mempunyai jam kerja dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00, memiliki jam lembur rata-rata selama 2 jam per hari dan hari libur hanya pada hari minggu. Rencana Anggaran Biaya, Analisis Harga Satuan, dan Guntt Chart, merupakan data-data yang diperlukan untuk dianalisis. Data yang dianalisis meliputi semua jenis pekerjaan, volume pekerjaan, harga satuan bahan dan upah, durasi pekerjaan, dan hubungan antar pekerjaan. Semua data digunakan pada metode Criticul Path Method (CPM) dengan optimalisasi crush prrigrum pada jalur kritis. Dengan jalur kritis dapat diketahui pekejaan-pekerjaan yang dapat dicrush dengan metode CPM, crush progrum berakibat pada perubahan biaya langsung dan biaya tidak langsung. Tujuan utama dari optiinalisasi crush progrtnn dengan CPM adalah menganalisis secara optimal, agar waktu penyelesaian proyek dapat dipersingkat dan kenaikan biaya dapat diminimalkan. Sehingga dapat dibandingkan waktu fielaksanaan dan biaya proyek dengan di-crush dan tanpa di-crash. Setelah dianalisis, berdasarkan slope biaya langsung, biaya tidak langsung, dan biaya total proyek, didapatkan bahwa cruslz progruni secara bertahap pada tahap crwh ke 18, dapat mempersingkat waktu sebesar 30,63%, dan dapat menghemat biaya sebesar 1,2%, angka ini merupakan hasil paling optimal. Penghematan waktu dan biaya ini disebabkan oleh biaya tidak langsung proyek yang lebih besar daripada biaya langsung proyek.
The development of Laboratory Building in Indonesian Islamic University, was a project that scheduled to finish at year 2002, but however experienced a delay. This building is used as a study-room for all faculties that need research or laboratory tools. Building with 3 floors and 1 basement construction cost at Rp. 7,691,995,3 18 (based on processing result). This project has a working hour from 8.00 am to 4.00 pm, 2 hours average overtime per-day and day-off only on Sunday. Cost-Estimation Plan, Unit-Price Analysis, and Gantt Chart, are information or data that are needed for analyzing process. The data, which being analyzed would cover all type of work, work volume, unit price for material and payment, work duration, and the relationship between works. All data are used for Critical Path Method (CPM) with optimizing crash program at critical path. Work or job, which can be crashed with CPM, is detected by critical path. Crash Program affects the change in direct cost and indirect cost. The main purpose of optimizing crash program with CPM is to analyze in an optimal way, so that it would shorten the time of finishing the project and minimalist the increasing cost. Therefore, we could compare the project-time and project cost with or without crash. After being analyzed, based on direct cost slope, indirect cost and total project cost, we could derived that crash program at crash 18, can shorten the time up to 30,63%, and decrease the cost to 1,2%, this figure is believed to be the optimum result. The decreasing time and cost are caused by indirect cost of the project is greater than direct cost of the project.
Kata Kunci : Manajemen Proyek,Crash Program, CritiCal Path Method (CPM), Critical Path, Crash Program, and Cost Slope