Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Kemampuan Contextual Ambidexterity: Kompleksitas Tugas sebagai Variabel Pemoderasi
ANWAR MANSYUR, Rangga Almahendra, M.M., Ph.D.
2016 | Tesis | S2 SAINS MANAJEMENContextual ambidexterity merupakan kapasitas keperilakuan untuk memadukan aktivitas eksplorasi dan eksploitasi secara simultan. Dalam konteks manajemen pengetahuan, aktivitas eksplorasi sama dengan akuisisi pengetahuan, sedangkan aktivitas eksploitasi sama dengan berbagi pengetahuan. Pada penelitian ini, pencapaian kemampuan contextual ambidexterity akan dianalisis pada level individu dengan melihat pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, serta peran kompleksitas tugas sebagai variabel pemoderasi dengan menggunakan teori jalur sasaran dan teori pembelajaran organisasional sebagai pondasi teoritis. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik survei menggunakan kuesioner yang didistribusikan kepada perawat yang bekerja di Rumah Sakit Pembina Kesejahteraan Umat Muhammadiyah, Yogyakarta. Berdasarkan hasil survei, sebanyak 114 responden memenuhi kriteria sampel berdasarkan teknik purposive sampling dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi moderasian untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kemampuan contextual ambidexterity, sedangkan pengujian efek moderasi menunjukkan bahwa kompleksitas tugas tidak memoderasi pengaruh positif gaya kepemimpinan transformasional terhadap pencapaian kemampuan contextual ambidexterity.
Contextual ambidexterity is the behavioral capacity to integrate exploration and exploitation activities simultaneously. In knowledge management context, exploration same as knowledge acqusition activity, while exploitation same as knowledge sharing activity. In this study, the achievement of contextual ambidexterity will be analyzed at the individual level by looking at the effect of transformasional leadership, as well as the role of task complexity as the moderating variable by using path-goal theory and organizational learning theory as the theoretical foundation. The data collected through a survey by distributing questionnaire to nurses that working in Rumah Sakit Pembina Kesejahteraan Umat Muhammadiyah, Yogyakarta. According to the criteria of the sample based on a purposive sampling, a total of samples are 114 respondents, and then analyzed using Moderated Regression Analysis techniques to test the hyphothesis. The results of this study indicated that transformational leadership had positive effect on the ability of contextual ambidexterity. The test showed that the moderating effect of task complexity not moderate the positive effect of transformational leadership on contextual ambidexterity.
Kata Kunci : gaya kepemimpinan transformasional, kompleksitas tugas, contextual ambidexterity