Pengaruh persepsi gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja pegawai pada PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia III Cabang Tanjung Wangi
KAJANTO, Prof.Dr. Asip F. Hadipranata, Psi
2003 | Tesis | Magister ManajemenPT. (Persero) Pelabuhan Indonesia III Cabang Tanjung Wangi adalah Badan Usaha Milik Negara yang memiliki Visi perusahaan “ Menjadikan Pelabuhan Tanjung Wand sebagai pelabuhan yang tumbuh dengan laju partumbuhan 1okaVregional†dan Misi perusahaan merupakan kombinasi antara misi pelabuhan ( port mission ) dan misi unit usaha ( corporate mission ), utituk tercapainya visi dan misi perusahaan peranan kepemimpinan sangat dibutuhkan. Pekembangan zaman dewasa ini kepemimpinan selalu menj adi perhatian manusia. Kepemimpinan itu sendiri dibutuhkan manusia ha1 ini dikarenakan adanya kekurangan dan kelebihan tertentu pada kemampuan manusia. Sejarah tentang kehidupan umat manusia memperlihatkan kepada kita bahwa sejak zaman dahulu manusia yang hidup berkelompok sudah mengenal adanya pimpinan. Kebutuhan akan pemimpin semakin mendesak manakala muncul tuntunan - tuntunan yang baru akibat perkembangan yang terjadi dalam masyarakat, seperti perkembangan globalisasi, liberalisasi perdagangan, tuntunan hak asasi manusia, demokratisasi, lingkungan hidup, dan sebagainya. Begitu istimewanya kedudukan seorang pemimpin di dalam lingkungannya, menyebzbkan ia harus memiliki persyaratan yang istimewa pula dibandingkan dengan yang lain, sebab menggerakkan dan mengkoordinir kelompoknya untuk mencapai tujuan bersama bukanlah suatu ha1 yang mudah, karena yang digerakkan adalah manusia, manusia yang satu dengan lainnya memiliki perbedaan, baik akal, perasaan maupun kebutuhan. Persyaratan itu sendiri tidak memiliki ketenman yang pasti, karena juga tergantung pada situasi dan kondisi yang dihadapi. Namun yang jelas, seorang pemimpin hams memiliki kualitas yang tinggi dalam kaitannya dengan pengarahan visi yang jelas dan pelaksanaan ide-ide cemerlang. Para pemimpin memiliki peranan nyata dalam membentuk pola pikir, etika dan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari para pemimpin juga dapat mempengaruhi moral dan kepuasan kerja, keamanan, kualitas kehidupan kerja, motivasi dan terutama tingkat prestasi suatu organisasi. Suatu pendekatan yang dapat digunakan untuk memahami kesuksesan dari suatu kepemimpinan adalah dengan memperhatikan pada apa yang dilakukan oleh pemimpin tersebut atau dengan kata lain gayanya. Gaya kepemimpinan merupakan norma perilaku yang digunakan oleh seseorang pada saat orang tersebut mencoba mempengaruhi perilaku orang lain seperti yang ia inginkan. Di dalam organisasi, suatu gaya kepemimpinan sangat diperlukan untuk mengembangkan lingkungan kerj a yang kondusif dan membangun iklim motivasi bagi karyawan sehingga diharapkan akan menghasilkan produktivitas yang tinggi. Motivasi itu sendiri dapat diartikan sebagai keadaan dalam diri pribadi seseorang sehingga orang tersebut terdorong untuk melakukan suatu kegiatan atau aktifitas. Oleh karenanya, motivasi mempunyai sifat yang tidak akan lepas dari sifat manusia itu sendiri, dimana manuisia secara individual mempunyai kualitas aksitensi diri yang berbeda-beda antara suatu dengan yang lain. Tiap-tiap individu mempunyai latar belakang dan sikap nyang berbeda terhadap rangsangan yang ada, sehingga motivasi yang muncul pada tiap -tiap individu pun berbeda-beda. Sikap yang berbeda pada setiap individu tersebut berinteraksi dengan nilainilai, emosi, peran, struktur sosial, dan lingkungan. Sikap dapat berubah oleh adanya kenyataan, lingkungan, dan peristiwa-peristiwa baru. Yang bersama-sama emosi dapat dipengaruhi dan diubah oleh perilaku. Perubahan sikap ini dimungkinkan karena fikiran manusia adalah suatu kekuatau kompeks yang dapat mengadaptasi, mempelajari, dan memproses setiap informasi atau perubahan baru yang diterima. Oleh karena itu seorang pemimpin pada hakikatnya selalu dituntut mengetahui atau menebak kebutuhan (need), keinginan (want) dan harapan (expectation) bawahannya dengan mengikuti perilaku mereka, untuk kemudian memilih metode yang dapat digunakan supaya mereka termotivasi untuk mau bertindak sesuai dengan dengan tujuan pemimpin. Dengan demikian, semakin seorang pemimpin dapat memahami orang-orang di sekitarnya, maka ia dapat dengan mudah menginteprestasikan kebutuhan yang ada dalam diri mereka (inner needs) ke dalam tindakan (action). Atas dasar pengaruh gaya kepemimpinan terhadap motivasi tersebut, peneliti mengadakan peneliti di P.T (Persero) Pelabuhan Indonesia III Cabang Tanjung Wangi. Penelitian yang dilakukan bertjuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh persepasi gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh seorang pemimpinan terhadap motivasi kerja pegawai di P.T P.T (Persero) Pelabuhan Indonesia III Cabang Tanjung Wangi. Sampel penelitian ini menggunakan metode pengambilan tidak acak (nonrandom smpling) dan termasuk jenis purposive sampling. Kuesioner diberikan kepada 40 responden dengan penilaian skor menggunakan skala intetrval. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan (wawancara, observasi dan kuesioner). Data yang didapat pada penelitian ini diolah dengan bantuan komputer melalui program SPSS (Statistical Program of Social. Science) 7.5 for windows. Analisis data dilakukan melalui uji F dan uji t. Analisa penelitian ini mengacu pada teori gaya kepemimpinan model jalurtujuan (The Path-Goal Model) dan teori motivasi pengharapan (Expectency Theory). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua gaya kepemimpinan memiliki hubungan (korelasi) dan pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja.
PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia I11 Cabang Tanjung Wangi is Badan Usaha Milik Negara where has company Vision “Made Tanjung Wangi Harbor has Grow with the rapid locallregional Development†and Company Mission its combine between port mission and corporate mission, for the successful mission and vision leadership corporate role very needed. In this developing era leadership become human attention. That leadership himself needed by human, this thing because there is leak and more in special human ability. Human live history saw to us that many years ago human live in group has known leadership. Leadership necessary more push that become many new charge from developing where happened in society, like globalization growing, trade liberalization, charge of human right, democratize, environment, and so on. The very special leadership position in his circle, causing that he must have any special condition compare with others, because moving and coordinating his group to achieve together purpose is not simple thing, cause that will moving is human, human one and other is different, that mind, feeling also necessity. That condition self didn’t have exact certainty, because also depend situation and condition has been faced. But clearly, one leader must have high quality in relation with clear vision directing and bright ideas. The leader has real role to design mind pattern, ethic and value on society. In daily live the leader also can influence work satisfy and moral, security, work live quality, motivation and specially level of performance in some organization. One approach can use to understand successful form one leadership with focussing to what leader do or the another word his style. Leadership style its behavior norm had use by someone while that people try to influence behavior another people like he wants. In organization, some leader style needed to grow conducive work environment aud build motivation climate to employ so expected would can output high productivity. That motivation self can define as inside condition of a personal so that person can establish to do some activity or energy. Beside that, motivation has privat not free from human nature by himself, while human in individual has any asistensi where different each other. Every individual has different background and attitude to stimuli where exist, also motivation has enough for every individual is different. Different attitude in every individu has interact with many value, emotion, role, social structure, and circle. Attitude can change by reality, circle, and new evens. Has together emotion can Enfluenced and changed by behavior. This change attitude has possibly from human thinking is some kompleks power here can adaptable, learning, and processing every information or new alteration has accepted. Cause of that some leader always charge to know or need guess, want, and expectation his working with follow there behavior, then choose method had use so that can motivate to act like as leader objective. By mean, more the leader can understand his people around him, so he can easy to interpret inner need to the action. With basic leadership style effect to motivation, researcher build search in Pt. (Persero) Pelabuhan Indonesia I11 Cabang Tanjung Wangi. Researching has do is to know how large perception effect leadership style has implement by leader for work motivate employ of PT. (persero) Pelabuhan Indonesia I11 Cabang Tanjung Wangi. This searching sampel use method non random sampling and include type of purposive sampling. The kuisioner has give to 40 responden with score use interval scale. Date collection had do by use library study and field study (interview, observation and kuisioner). Date has been get this search maintain with computer assist with SPSS program (Statistical Program of Social Science) 7.5 for windows. Date analyst test by F test and t test. This research analyst refer to model leadership style direction drive (The Path Goal Model) and motivation expectation theoIy. Research result show that no all leadership style has correlation and significant effect for work motivation
Kata Kunci : Motivasi Kerja,Gaya Kepemimpinan