The United States Agency for International Development (USAID) Political Transformation in Afghanistan 2001-2009
ELYZABETH B NASUTION, Dr. Poppy S. Winanti, MPP, M.Sc
2016 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan InternasionalPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan karakter politik yang terjadi pada operasional pemberian bantuan asing dari Amerika Serikat (AS) yang diselenggarakan oleh United States Agency of International Development Agency (USAID) di Afghanistan semasa pemerintahan Presiden George W. Bush (2001-2009) sekaligus menjelaskan mengapa transformasi politik tersebut terjadi. Sebagai salah satu instrumen kebijakan luar negeri yang paling efektif, aktivitas pemberian bantuan asing dari negara donor kepada negara resipien telah lama dipercaya dapat secara efektif mengupayakan pemenuhan kepentingan nasional negara donor. Akan tetapi, USAID sebagai agensi pendahulu dan utama yang menangani bantuan pembangunan, mengalami perubahan-perubahan menyakitkan yang kemudian mentransformasi karakter politiknya. Dari peningkatan volume bantuan asing yang cepat dan signifikan, pembelokan tujuan penggunaan dan kebijakan bantuan asing � dari yang berorientasi pada pembangunan kini mengarah pada misi diplomatis � hingga perubahan organisasi USAID yang berdampak pada reduksi otoritas dan sumber daya lembaga ini, di bawah pemerintahan Presiden George W. Bush, USAID tiba pada karakter politik yang radikal. Konstelasi politik domestik di AS, yang terjadi baik di dalam cabang pemerintahan legislatif dan eksekutif, bersama dengan pengaruh kuat aktor-aktor di luar pemerintahan AS yang diusung oleh kelompok kepentingan yang terdiri dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan kelompok etnis dan religius, menjelaskan penyebab utama mengapa perubahan-perubahan tersebut terjadi melalui operasional USAID di Afghanistan � yang kian mencolok posisi strategisnya dalam kebijakan luar negeri AS sejak insiden serangan 11 September 2001 � dapat terjadi.
The purpose of this research is to characterize political transformation of the operational of foreign aid giving from the United States, conducted by United State Agency of International Development (USAID) in Afghanistan during the administration of President George W. Bush (2001-2009) and explain why such political transformation could occur. As one of the most effective foreign policy instruments, foreign aid giving activity from donor countries to recipient countries has been trusted to fruitfully work in achieving national interests of donor countries. USAID as the first and foremost agency managing development assistance, has, however suffered with severe changes that transform USAID political characterize. From rapid increase of aid volume, deflection of aid purposes and policies � from developmental to diplomatic � to organizational change that reduce USAID authority and resources, USAID under the administration of President George W. Bush arrived at its very politically radical character. Domestic political constellation inside the U.S. government, in both legislative and executive branches along with the influence of actors outside the government lead by interest groups that entail Non Governmental Organizations (NGOs) and ethnic and religious group explain the core reason why certain changes in USAID operational in Afghanistan � as recent strategic area of U.S. foreign policy due to its prominent position after 9/11 attacks � occurred.
Kata Kunci : USAID, bantuan asing, Afghanistan, transformasi politik/USAID, foreign aid, Afghanistan, political transformation.