Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA RESISTENSI INSULIN DENGAN ALOPESIA ANDROGENETIK PADA PRIA DI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA

NANIK ZULAICHAH, dr. Arie Kusumawardani, Sp.KK.; DR. dr. Niken Trisnowati, MSc Sp.KK.

2016 | Tesis-Spesialis | SP ILMU PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN

Alopesia androgenetik merupakan alopesia yang dipengaruhi oleh faktor genetik dan efek dari androgen perifer. Beberapa penelitian menunjukkan alopesia androgenetik berhubungan dengan penyakit-penyakit tertentu seperti resistensi insulin, profil lipid yang abnormal, serta kegemukan, namun hasilnya masih memiliki beberapa kontroversi. Salah satu metode untuk mengukur resistensi insulin adalah Homeostasis model assessment of insulin resistance (HOMA-IR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resistensi insulin yang diketahui dari nilai HOMA-IR dengan alopesia androgenetik pada pria di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan menggunakan rancangan case control. Penelitian dilakukan di sub bagian kosmetik medik Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin RSUD DR. Moewardi Surakarta. Pemeriksaan HOMA-IR dilakukan di laboratorium Prodia Surakarta. Sebaran data HOMA-IR antara kasus dan kontrol dianalisa dengan uji normalitas menggunakan uji Shapiro-wilk. Apabila sebaran data normal dilakukan uji T, namun jika sebaran data tidak normal dilakukan uji Mann-Whitney. Hasil analisis dinyatakan signifikan bila p<0,05. Jumlah subyek penelitian sebanyak 54 orang dengan rentang umur 20-35 tahun, yang terdiri 27 kasus dan 27 kontrol. Hasil penelitian menunjukkan HOMA-IR yang lebih tinggi pada kasus, namun tidak berbeda signifikan setelah dilakukan analisis stastistik (p=0,328). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara resistensi insulin yang diketahui dari nilai HOMA-IR dengan alopesia androgenetik pada pria di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.

Background: Androgenetic alopecia (AGA) is the most common hair loss disorder in men and is largely determined by genetic factors and the peripheral action of androgens. Several previous studies have investigated the association of AGA with insulin resistance, abnormal lipid profile, and obesity. However, the results showed much controversy. Homeostasis model assessment of insulin resistance (HOMA-IR) is one of the method to evaluate insulin resistance. Purpose: The purpose of this study was to determine the association between insulin resistance and male androgenetic alopecia in Moewardi Hospital. Methods: This research is an observational analytic study using case control design. This study performed in Moewardi Hospital, and HOMA-IR was evaluated in the Prodia Laboratory. The data will be analyzed using T test if it is normally distributed or using Mann Whitney if it isnot normally distributed. The result considered statistically significant if p<0,05. Result: Twenty seven males (aged 18-35 years old) with alopecia and twenty seven healthy males (aged 18-35 years old) enrolled in this study. HOMA-IR was higher in androgenetic alopecia group but statistically no significant (p=0,328) Conclusion: There was no association between insulin resistance and male androgenetic alopecia in Moewardi Hospital.

Kata Kunci : Androgenetic alopecia, insulin resistance, HOMA-IR


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.