Laporkan Masalah

Hubungan gaya kepemimpinan dengan kepuasan penilaian kinerja pada karyawan PT Jasa Raharja (Persero)

DAMARVIDYA, Kanyanoori, Prof.Dr. Djamaludin Ancok, MA

2003 | Tesis | Magister Manajemen

Dalam memberikan penilaian kinerja karyawan dapat dilihat dan gaya kepemimpinan yang dimiliki oleh pimpinannya. Gaya kepemimpinan yang dimaksud dalam penulisan ini adalah gaya kepemimpinan transfermasional dan gaya kepemimpinan transaksional. Dalam melihat hubungan antara kedua gaya kepemimpinan dengan kepuasan terhadap penilaian kinerja karyawan digunakan satu variabel moderator yaitu kepercayaan (trust) kepada pimpinan. Karyawan yang memiliki kepercayaan (trust) kepada pimpinannya akan merasa lebih puas dengan penilaian kinerja yang diberikan oleh pimpinannya dibandingkan karyawan yang tidak memiliki kepercayaan (trust) kepada pimpinannya, sehingga dengan adanya kepercayaan (trust) ini memberikan pengaruh pada kepuasan yang ditimbulkan dari penilaian kinerja. Penelitian ini dilakukan di PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Pusat, dimana populasinya adalah karyawan PT Jasa Raharja (Persero). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner terhadap 75 orang, dengan menggunakan skala Likert untuk teknik pengukuran kuesionernya. Hipotesis didalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional dan kepemimpinan transaksional dengan kepuasan terhadap penilaian kinerja (tanpa mengontrol trust), dan apabila trust dikontrol apakah menyebabkan hubungan yang signi Mikan atau tidak antara gaya kepemimpinan dengan kepuasan terhadap penilaian kinerja. Metode analisis data yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara masing-masing variabel adalah metode korelasi Product Moment, sedangkan untuk menganalisis hubungan antara satu variabel dengan variabel lain dengan mengontrol trust digunakan metode korelasi parsial, selain juga dilakukan analisis Regresi untuk menganalisis korelasi yang memiliki hubungan sebab akibat. Setelah analisis data dilakukan, maka didapatkan kesimpulan bahwa gaya kepemimpinan transformasional memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan terhadap penilaian kinerja, sementara gaya kepemimpinan transaksional tidak menunjukkan hubungan yang signifikan, namun setelah faktor trust kepada pimpinan dikontrol, menyebabkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara kedua gaya kepemimpinan tersebut dengan kepuasan penilaian kinerja. Terlihat bahwa gaya kepemimpinan transformasional dirasa lebih mampu menumbuhkan trust dikalangan para bawahan dibandingkan dengan gaya kepemimpinan transaksional. Hal ini sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Bass (1985) yang menegaskan bahwa kepercayaan (trust) bawahan merupakan konsekuensi logis dari kepemimpinan transformasional.

In order to give performance appraisal, we can look into the leadership style from their leader. The leadership style in this research are transformational leadership and transactional leadership. To see the relationship both of leadership style with satisfaction of performance appraisal, we use trust to the leader as a moderator variable. Employee who has trust to their leader will be more satisfied with their performance appraisal than employee who doesn't has a trust to the leader, so trust will give an influence for satisfaction of performance appraisal. This research done at PT Jasa Raharja (Persero) head office, where the population are the employee itself. The data were collect by questionnaires to 75 people and used Likert Scale for data measurement technique. Hypothesis in this research are there's a positive and significant relationship between transformational leadership and transactional leadership with the satisfaction of performance appraisal (without controlling trust), and if the trust was controlled, is there a positive and significant relationship between leadership style and performance appraisal. Data analysis method that use to see the relationship from each variable are Product Moment Correlation, to analyze the relationship between one variable with another by controlling trust were using Partial Correlation, beside we're using Regression to analyze correlation that had cause and effect relationship. After data analyzed, the conclusion are that leadership style has significant relationship with satisfaction of performance appraisal, and the transactional leadership hasn't significant relationship, but after the trust was controlling, caused that there isn't a significant relationship between both of the leadership style with satisfaction of performance appraisal. We can see that transformational leadership were capable to develop trust to the employee than transactional leadership. This result are similar with the theory were announced by Bass (1985) who said that the trust of subordinate (employee) are logic consequence from transformational leadership.

Kata Kunci : Kepemimpinan Transformasional, Kepemimpinan Transaksional, Trust kepada pimpinan, Kepuasan terhadap penilaian kinerja karyawan, Transformational leadership, Transactional leadership, Trust to the leader, Satisfaction of Performance Appraisal


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.