Politik Luar Negeri Cina Sebagai Penjamin Keamanan Energi
Zulfikar Bayu, Dr. Nanang Pamuji Mugasejati
2016 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan InternasionalStudi ini bertujuan untuk menjelaskan upaya politik luar negeri yang Cina terapkan dalam menjamin keamanan energinya. Penelitian ini mengkombinasikan beberapa konsep keamanan energi, antara lain adalah: konsep keamanan energi Xu Yi-Chong sebagai benang merah dalam menilik aspek domestik (berkaitan dengan permintaan) dan aspek internasional (berkaitan dengan suplai), serta 1. ketersediaan energi (konsep yang ditawarkan oleh Michael T. Klare dan Bernard D. Cole), 2. hambatan-hambatan suplai energi (Bernard D. Cole dan Asia Pacific Energy Research Centre), 3. kemampuan militer dalam upaya pengamanan suplai energi (Bernard D. Cole), 4. upaya peningkatan keamanan energi (International Energy Agency), dan 5. multi-track diplomacy (Louise Diamond dan John McDonald) sebagai konsep pendukung. Secara metodologi, penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan cara mengolah data primer dan sekunder untuk menganalisis profil sektor energi Cina, variabel ancaman terhadap keamanan energi Cina, dan upaya Cina dalam merespon ancaman tersebut. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat dua variabel yang menjadi ancaman bagi keamanan energi Cina: variabel internal yang terdiri dari konsumsi energi dan ketersediaan sumber daya energi domestik, serta variabel eksternal yang terdiri dari cadangan energi dunia, keamanan jalur komunikasi laut, konflik geopolitik, dan instabilitas politik negara penyuplai energi Cina. Variabel ancaman tersebut kemudian Cina respon dengan upaya yang diterapkan di ranah domestik: pengoptimalan konsumsi domestik, pembangunan kilang reservasi strategis nasional, dan pengembangan sumber daya energi terbarukan, serta upaya yang diterapkan di ranah internasional sebagai bentuk politik luar negeri Cina atas keamanan energinya: diversifikasi suplai, pemanfaatkan kekuatan militer, dan diplomasi energi.
This study explain the efforts of foreign policy of China which applied to ensure its energy security. This research combines several concepts of energy security, as follows: energy security concept of Xu Yi-Chong as the main concept in viewing the domestic aspects (relating to the request) and international aspects (relating to the supply), as well as supporting concepts: 1. the availability of energy (the concepts offered by Michael T. Klare and Bernard D. Cole ), 2. accessibility barriers (Bernard D. Cole and the Asia Pacific energy Research Centre), 3. utilization of military capability in ensuring energy security (Bernard D. Cole), 4. efforts to increase energy security (International energy Agency), and 5. multi-track diplomacy (Louise Diamond and John McDonald). Methodologically, this research is a descriptive-qualitative research, using primary and secondary data to analyze the profile of China's energy sector, threat as a variable to energy security of China, and its effort in responding to such threats. The results indicate that there are two variables that pose threat to energy security of China: internal variables that consists of energy consumption and the availability of domestic resources, and external variables that consists of energy reserves in the world, security of sea lines of communication, geopolitical conflict, and political instability of energy cooperation partners of China. The threats was responded by applying policies in the domestic sphere: optimization of domestic consumption, the construction of national strategic reservations, and the development of renewable energy resources, as well as the efforts that applied in the international sphere as a form of foreign policies of China on energy security: supply diversification, the utilization of military capability and energy diplomacy.
Kata Kunci : energy security, foreign policy, China