Laporkan Masalah

GANGGUAN REPRODUKSI POSTPARTUM PADA SAPI PERAH BETINA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH BALAI PENGEMBANGAN BIBIT PAKAN TERNAK DAN DIAGNOSTIK KEHEWANAN (UPTD BPBPTDK) YOGYAKARTA TAHUN 2015

YOGA BEKTI PERDANA, Dr. drh. Surya Agus Prihatno, MP.

2016 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWAN SV

Praktek Kerja Lapangan (PKL) salah satunya dilakukan di Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Pengembangan Bibit Pakan Ternak dan Diagnostik Kehewanan (UPTD BPBPTDK), Dinas Pertanian Yogyakarta untuk memenuhi tugas praktek lapangan yang telah dijadwalkan. Selain itu, juga untuk mengumpulkan data untuk penulisan Tugas Akhir. Tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui banyaknya gangguan reproduksi postpartum yang terjadi di peternakan sapi perah UPTD BPBPTDK, Yogyakarta tahun 2015. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan diskusi langsung dengan pengelola peternakan tersebut dan berdasarkan data rekording kasus reproduksi yang terjadi di peternakan UPTD BPBPTDK, Yogyakarta selama 1 tahun. Data yang terkumpul di analisa secara deskriptif bahwa gangguan reproduksi postpartumpada sapi perahdi UPTD BPBPTDK Yogyakarta tahun 2015 yaitu retensi plasenta 4,87%, dan kawin berulang 36,58 %.

Praktek Kerja Lapangan (PKL) salah satunya dilakukan di Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Pengembangan Bibit Pakan Ternak dan Diagnostik Kehewanan (UPTD BPBPTDK), Dinas Pertanian Yogyakarta untuk memenuhi tugas praktek lapangan yang telah dijadwalkan. Selain itu, juga untuk mengumpulkan data untuk penulisan Tugas Akhir. Tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui banyaknya gangguan reproduksi postpartum yang terjadi di peternakan sapi perah UPTD BPBPTDK, Yogyakarta tahun 2015. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan diskusi langsung dengan pengelola peternakan tersebut dan berdasarkan data rekording kasus reproduksi yang terjadi di peternakan UPTD BPBPTDK, Yogyakarta selama 1 tahun. Data yang terkumpul di analisa secara deskriptif bahwa gangguan reproduksi postpartumpada sapi perahdi UPTD BPBPTDK Yogyakarta tahun 2015 yaitu retensi plasenta 4,87%, dan kawin berulang 36,58 %.

Kata Kunci : gangguan reproduksi postpartum, sapi perah, reproduksi, retensi plasenta, dan kawin berulang.

  1. D3-2016-345054-abstract.pdf  
  2. D3-2016-345054-bibliography.pdf  
  3. D3-2016-345054-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2016-345054-title.pdf