STRATEGI CINA MENANGANI SEPARATISME XINJIANG MELALUI SHANGHAI COOPERATION ORGANIZATION (SCO) PADA MASA PEMERINTAHAN HU JINTAO
INDA MUSTIKA PERMATA, Dr. Nur Rachmat Yuliantoro, MA(IR)
2016 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan InternasionalPenelitian ini menelaah tentang strategi Cina dalam menangani separatisme Xinjiang melalui Shanghai Cooperation Organization (SCO) pada masa pemerintahan Hu Jintao. Penelitian ini menggunakan kemitraan keamanan kawasan sebagai kerangka konseptual untuk menganalisa strategi yang Cina gunakan dalam menangani separatisme Xinjiang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Cina menggunakan strategi kemitraan keamanan kawasan melalui kerja sama multilateral SCO dengan basis doktrin melawan tiga iblis yang diterapkan melalui mekanisme multilateral yang dapat mencegah dan mengelola permasalahan tiga iblis diantaranya dengan menyepakati Konvensi Shanghai Melawan Ekstrimis, Separatis, dan Terorisme sebagai kerangka kerja resmi yang mengikat Cina dan negara anggota SCO lainnya untuk aktif terlibat dalam melawan tiga iblis. Membentuk basis pusat perlawanan terorisme (Regional Anti-Terrorism Structure, RATS) di Tashkent, melakukan latihan militer bersama, dan pemberian bantuan dalam aspek ekonomi serta militer dengan negara anggota SCO. Penggunaan strategi kerja sama kawasan yang digunakan Cina dalam menangani aksi separatis di Xinjiang sejalan dengan prinsip dunia harmonis pada masa pemerintahan Hu Jintao yang menekankan pentingnya penggunaan kerja sama multilateral dalam menciptakan kestabilan keamanan demi terciptanya dunia yang harmonis.
This research examines China's strategy in dealing with Xinjiang separatism through Shanghai Cooperation Organization (SCO) in Hu Jintao era. To analyze China's strategy, this research applied regional security partnership as a conseptual framework. The result of this research shows that China utilizes regional security partnership strategy through SCO is based on combating three evils that are applied on multilateral mechanism to prevent and manage three evils problem by agreeing Shanghai Convention on Combating Terrorism, Separatism, and Extremism as a legal framework for SCO's members actively involved against the three evils. Establishing RATS as a central base is against terrorism in Tashkent, conducting joint military exercise, also providing economy and military asistance with SCO's members. This regional partnership strategy is used by China in line with the principle of harmonious world in Hu Jintao era which emphasize multilateral cooperation in creating a stable security for creation of a harmonious world.
Kata Kunci : China, SCO, Xinjiang, separatism, regional security partnership, harmonious world.