Analisis Pernyataan Misi Perusahaan Publik di Indonesia
FITRIA ISMA BOEDIARN, T. Hani Handoko, Dr., M.B.A.
2016 | Tesis | S2 ManajemenPernyataan misi memegang peranan penting bagi perusahaan. Sejumlah penelitian terdahulu membenarkan bahwa tidak adanya pernyataan misi yang efektif dapat memberi dampak krusial bagi perusahaan, bahkan menjadi penyebab kegagalan bisnis perusahaan. Terlebih bagi perusahaan publik yang memiliki stakeholder yang lebih luas daripada perusahaan privat, menjadikan peran pernyataan misi menjadi sangat penting. Oleh karena peran pentingnya tersebut, maka pernyataan misi yang disusun harus efektif dalam memberi pemahaman yang memadai kepada stakeholder mengenai bisnis dan identitas perusahaan. Namun, realita di lapangan justru menunjukkan adanya fenomena mispersepsi para manajer dalam mendefinisikan pernyataan misi. Mispersepsi dalam mendefinisikan misi dapat menyebabkan ketidaktepatan dalam menyusun pernyataan misi yang efektif yang berpotensi membingungkan stakeholder dalam menginterpretasikannya dan dapat berujung pada frustrasi dan kegagalan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pernyataan misi perusahaan publik di Indonesia dan mengidentifikasi komponen pernyataan misi yang eksis dalam pernyataan misi perusahaan publik di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa pernyataan misi perusahaan yang tercantum dalam Laporan Tahunan perusahaan yang terpublikasi. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah dengan mengunduh dokumen Laporan Tahunan perusahaan melalui halaman situs Bursa Efek Indonesia (IDX) dan halaman situs perusahaan. Untuk menganalisis data digunakan teknik analisis konten dengan melalui proses reduksi data, menampilkan data, dan pengkodean data menggunakan kaidah Sembilan Komponen Pernyataan Misi oleh David (1989) sebagai patokan dalam mengevaluasi komponen pernyataan misi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa secara umum, sembilan komponen pernyataan misi oleh David (1989) terdapat dalam pernyataan misi perusahaan-perusahaan publik di Indonesia. Namun, hanya 27% perusahaan publik di Indonesia yang memiliki pernyataan misi yang sedikitnya memuat lima dari sembilan komponen pernyataan misi dalam kaidah Sembilan Komponen Pernyataan Misi oleh David (1989). Sebagian perusahaan keliru dalam mendefinisikan misi perusahaan, dibuktikan dengan adanya pernyataan misi yang lebih mengarah kepada visi atau tujuan perusahaan di masa mendatang. Hal ini turut mendukung fenomena mispersepsi yang ditemui oleh peneliti di lapangan. Kata kunci: pernyataan misi, manajemen strategik.
The mission statement plays an important role for the company. A number of previous studies confirmed that the absence of an effective mission statement may have an crucial impact for the company, and even cause the business failure. Especially for public companies that have a wider stakeholder rather than a private company, making the role of the mission statement is very important. Because of this important role, the mission statement should be prepared to be effective in giving stakeholders an adequate understanding about company businesses and identity. However, the reality showed a misperception phenomenon among managers in defining the mission statement. Misperception in defining the mission can cause inaccuracies in formulating an effective mission statement which is potentially confusing stakeholders in interpreting them and can lead to business frustration and failure. This study aims to analyze the mission statement of public companies in Indonesia and identify the components that exist in their mission statement. This study used secondary data which obtained from published Annual Report. The method used to gather the data is through download company Annual Report documents from the Indonesia Stock Exchange (IDX) web page and the homepage of the company. In order to process the data, the analysis used content analysis technique through the process of data reduction, data display, and data coding using The Nine Basic Components of a Mission Statement by David (1989) as a benchmark in evaluating the components of the mission statement. The results of the study concluded that in general, the all nine basic components by David (1989) are contained in the mission statement of public companies in Indonesia. However, only 27% of public companies in Indonesia who has a mission statement that included at least five of the nine components stated by David (1989). Some companies mistakenly in defining mission, it evidenced by their mission statement that lead to vision statement. It contributed to the misperception phenomenon encountered by researcher in the field. Keywords: mission statement, strategic management.
Kata Kunci : pernyataan misi, manajemen strategik.