PENGARUH PELATIHAN SISBANDU TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA LAYANAN POSYANDU BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GEDONGTENGEN YOGYAKARTA
DANI RETNO RIANTI, Akhmadi, S.Kp., M.Kes., M.Kep.,Sp.Kep.,Kom
2016 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Pembangunan kesehatan merupakan upaya untuk memenuhi salah satu hak masyarakat dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan. Arah pembangunan difokuskan pada upaya preventif dan promotif salah satunya adalah dengan posyandu. Namun, posyandu yang hadir ditengah masyarakat nyatanya kurang mendapatkan respon yang baik oleh masyarakat. Salah satu sebabnya adalah kurang baiknya kualitas pelayanan yang diberikan oleh kader. Kualitas pelayanan yang baik dapat dinilai dari tinggi angka kepuasan yang dirasakan oleh masyarakat selaku penerima pelayanan Posyandu. Tujuan Penelitian: Menganalisa pengaruh pelatihan SISBANDU terhadap tingkat kepuasan pengguna layanan Posyandu balita di wilayah kerja Puskesmas Gedongetengen Kota Yogyakarta Metode: Desain pra eksperimental rancangan One Group Pretest Posttest pada 44 responden. Responden dipilih dengan purposive sampling. Intervensi yang diberikan berupa pelatihan pengisian KMS kepada kader. Data diperoleh dengan menggunakan lembar kuesioner untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna layanan Posyandu. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Tingkat kepuasan pengguna layanan Posyandu sebelum diadakan pelatihan Sisbandu (pretest) menunjukkan 21 responden (47,7%) tidak puas dengan pelayanan yang diterima, 22 (50,0%) reponden menyatakan puas dan hanya 1 responden (2,3%) yang menyatakan sangat puas. Setelah dilakukan pelatihan, maka terjadi peningkatan kepuasan pengguna layanan Posyandu. Pengguna layanan yang menyatakan tidak puas menurun menjadi 5 responden (11,4%), sementara yang menyatakan puas menjadi 32 responden (72,7%) dan sangat puas menjadi 7 responden (15,9%). Hal tersebut menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan akibat pelatihan Sisbandu dengan tingkat kepuasan pengguna layanan Posyandu dengan p value<0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh pelatihan Sisbandu terhadap tingkat kepuasan pengguna layanan Posyandu Balita.
Background: Health development is an effort to fulfill one of humansright for obtaining health services access. Direction of development focused on preventive and promotive, one of them is to organize Posyandu. However, Posyandu which present in society shows inadequate responses. One of reasons is quality of services which given by cadres is not good enough. Good quality of services can be counted by level of satisfaction of society which consider as acquiescent of services. Objective: To analize the effect of Sisbandu training to level of satisfaction among toddler posyandu users in Puskesmas Gedongtengen Yogyakarta. Methods: Pra experimental with one group pretest-posttest design among 44 respondents. Respondent chosen by purposive sampling. Intervention was given to cadres is training for KMS. Data obtained by questionnaire of satisfaction. Analysis data using Wilcoxon test. Results: Level of satisfaction of users before SISBANDU training (pretest) shown that about 21 respondents (47,7%) not satisfied of cadres services, 22 respondents (50,0%) satisfied and only 1 respondents (2,3%) reports very satisfied. After the training, the level of satisfaction increased. Respondents reports not satisfied about services decreased became 5 respondents (11,4%), 32 respondents (72,7%) reports satisfied and 7 repondents (15,9%) reports very satisfied about services. Those shown that there is significantly effect of Sisbandu training to level of satisfaction among toddlers posyandu users proven by p<0,05. Conclusion: There is the influence of the Sisbandu training to level of satisfaction in toddlers posyandu users.
Kata Kunci : kepuasan, pelatihan, posyandu balita, SISBANDU