Laporkan Masalah

Pengaruh Konseling Care for Child Development oleh Kader terhadap Efikasi Diri Caregiver dalam Pengasuhan Anak di Kota Yogyakarta

RIZKA SULISTYAWATI, Dr. Fitri Haryanti, S.Kp., M.Kes

2016 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Efikasi diri caregiver dalam pengasuhan anak menjadi penentu utama perilaku pengasuhan dan berhubungan erat dengan perkembangan anak yang sehat. Berbagai program dikembangkan secara khusus untuk ibu dan caregiver lain dalam rangka mendorong praktik pengasuhan yang positif dalam masa perkembangan awal. Tujuan Penelitian: Mengetahui adanya pengaruh konseling care for child development oleh kader terhadap efikasi diri caregiver dalam pengasuhan anak. Metode: Desain penelitian ini adalah quasi experimental dengan rancangan pre- test and post-test non equivalent with control group design. Populasi pada penelitian ini adalah semua caregiver yang mengasuh anak dengan usia di bawah lima tahun di wilayah kerja Puskesmas Mantrijeron dan Puskesmas Kotagede II Kota Yogyakarta dengan teknik pengambilan sampel pusposive sampling. Sampel diperoleh 96 responden, dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Konseling pada kelompok intervensi dilakukan oleh kader terlatih dengan pendampingan, sedangkan kelompok kontrol dilakukan oleh kader tidak terlatih tanpa pendampingan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner karakteristik demografi dan efikasi diri yang diadopsi dari TOPSE. Penelitian dilakukan pada Bulan September-Desember 2015. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan peningkatan nilai rata-rata efikasi diri pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (nilai p<0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang bermakna efikasi diri responden antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol.

Background: Parenting self efficacy of caregiver is a main determinant of nurturing behavior and closely relate with development of healthy child. Various programs developed specifically for mothers and other caregivers in order to encourage positive parenting practices during early development. Objective: To determine the influence of care for child development counseling by cadres on parenting self efficacy of caregiver Methods: This research design is a quasi-experimental with pre-test and post-test non-equivalent control group design. The population in this research is all caregivers who nurturing children under five years in Puskesmas Mantrijeron and Puskesmas Kotagede II Yogyakarta with pusposive sampling techniques. Samples were obtained 96 respondents, divided into intervention and control groups. Counseling in the intervention group was done by a trained cadre with assistance, while the control group was done by untrained cadres without assistance. The research instrument used a questionnaire on demographic characteristics and self efficacy adopted from TOPSE. The research was conducted from September to December, 2015. Results: The increase in average value of parenting self-efficacy on intervention group is higher than control group (p value<0,05). Conclusions: There are significant differences between parenting self-efficacy in intervention and control group

Kata Kunci : care for child development, efikasi diri dalam pengasuhan anak, konseling

  1. S1-2016-329109-abstract.pdf  
  2. S1-2016-329109-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-329109-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-329109-title.pdf