Laporkan Masalah

PERBANDINGAN KEKUATAN REKAT ANTARA BRAKET METAL DAUR ULANG DENGAN CARA PEMBAKARAN DAN SANDBLASTING

MARIA IVANA ARDIANI ISMAWAN, drg. Sri Suparwitri, S.U., Sp. Ort. (K); drg. Soekarsono Hardjono, Sp. Ort. (K)

2016 | Tesis-Spesialis | SP ORTODONSIA

Prosedur daur ulang braket bertujuan untuk menghilangkan sisa adesif dari basis braket sehingga braket dapat digunakan kembali tanpa merusak basis braket dan mejaga sifat retensinya. Metode daur ulang braket yang sering digunakan adalah dengan pembakaran langsung menggunakan mini torch dan sandblasting. Alat sandblasting yang biasa digunakan mahal dan sulit didapat. Pada penelitian ini digunakan sandblaster yang murah dan mudah didapat yaitu Air Prophy Unit yang diisi dengan bahan abrasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kekuatan rekat antara braket logam yang didaur ulang dengan cara pembakaran dan sandblasting. Penelitian dilakukan pada 90 braket logam Edgewise gigi premolar yang dibagi menjadi tiga kelompok (braket baru, braket daur ulang dengan cara pembakaran, sandblasting). Setelah braket dilekatkan pada gigi premolar, dilakukan perendaman dalam saliva buatan selama 24 jam dan dilakukan uji kekuatan rekat menggunakan Universal Testing Machine (UTM). Analisis yang digunakan adalah ANAVA satu jalur dan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan rerata kekuatan braket baru yaitu 9,71714± 0,68687 Mpa, braket daur ulang dengan pembakaran 5,9994± 0,65658 MPa, sandblasting 9,0758± 0,63608 MPa. Braket yang didaur ulang dengan cara pembakaran memiliki kekuatan rekat yang paling rendah dan mengalami penurunan kekuatan rekat yang bermakna (p<0,05). Kekuatan rekat braket yang didaur ulang dengan cara sandblasting juga mengalami penurunan kekuatan rekat yang bermakna (p<0,05) tetapi masih memiliki kekuatan rekat yang hampir sama dengan braket baru. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kekuatan rekat braket logam daur ulang yang lebih tinggi adalah braket daur ulang dengan metode sandblasting, yang terendah adalah dengan metode pembakaran. Kata kunci : kekuatan rekat, braket logam, daur ulang, pembakaran, sandblasting.

The purpose of bracket recycling is to remove any residual adhesive from the bracket base so that the bracket can be reused without damaging the base and keep the retentive features. Bracket recycling method used frequently are direct flaming with mini torch and sandblasting. Sandblaster that is typically used is expensive and difficult to obtain. This research used low cost and on-the-market Air Prophy Unit filled with abrasive powder. The aim of this research was to determine the shear bond strength between recycled metal bracket by direct flaming and sandblasting method. This study was conducted on 90 pemolar Edgewise metal brackets, divided into three groups (new bracket, recycled by direct flaming, recycled by sandblasting). After brackets were bonded to premolars, they were soaked in artificial saliva for 24 hours. Shear bond strength measurements were performed by Universal Testing Machine (UTM). The statistical analysis performed were one-way ANOVA and Turkey test. The result showed the means of shear bond strength of new bracket was 9.71714± 0.68687 Mpa, recycled bracket by direct flaming 5.9994± 0.65658 MPa, sandblasting 9.0758± 0.63608 MPa. Recycled bracket by direct flaming had the lowest shear bond strength and experienced decrement significantly (p<0.05). Shear bond strength of brackets recycled by sandblasting also experienced decrement in significantly (p<0.05) but showed similar result to new brackets. The conclusion of this study was that the brackets recycled with sandblasting had the highest shear bond strength value, meanwhile the lowest were the brackets recycled with direct flaming. Keywords : shear bond strength, metal brackets, recycled, direct flame, sandblasting.

Kata Kunci : kekuatan rekat, braket logam, daur ulang, pembakaran, sandblasting


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.