Laporkan Masalah

Pelaksanaan Perjanjian Pemacakan Hewan Ras di Godean Petshop Yogyakarta

FAJAR SALAS BAHARY, R.A. Antari Innaka T., S.H., M.Hum

2016 | Skripsi | S1 ILMU HUKUM

INTISARI Oleh: Fajar Salas Bahary Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk wanprestasi yang terjadi pada perjanjian pemacakan kucing ras, dan bentuk penyelesaian sengketa dari wanprestasi yang terjadi antara Konsumen pemacakan kucing ras dengan Godean Petshop sebagai penyedia jasa pemacakan kucing. Penulisan hukum ini merupakan penelitian yang bersifat yuridis empiris. Penelitian dilakukan dengan menelaah permasalahan yang ada dikaji berdasarkan materi hukum atau peraturan-peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan materi penelitian kepustakaan, serta dengan melakukan penelitian secara langsung terhadap praktek di lapangan untuk memperoleh data primer. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui ada 2 bentuk wanprestasi yang terjadi, pertama, debitur tidak melaksanakan apa yang telah disanggupi dalam perjanjian berupa para konsumen tidak dapat memperlihatkan bukti vaksinasi kucing ras peliharaannya dan pihak Godean Petshop melakukan kelalaian yang mengakibatkan hilangnya kucing konsumen. Kedua, debitur melaksanakan prestasi namun tidak sesuai dengan yang diperjanjikan berupa salah satu konsumen tidak membayar biaya pemacakan secara lunas. Sedangkan proses penyelesaian sengketa wanprestasi yang terjadi seluruhnya diselesaikan dengan cara musyawarah kekeluargaan berupa kesepakatan secara lisan, tanpa ada gugatan ke pengadilan.

ABSTRACT By: Fajar Salas Bahary The aim of this research was to find out wanprestatie forms that occured on racial cat mating agreement, and form of settlement dispute that occured because of wanprestatie between racial cat mating Consumer with Godean Petshop as cat mating service providers. The characteristic of this thesis was judicial and empirical research. This research perfomed with analyze existing issues and assessed base on law materials or regulations that related with normative content research, and by conducting empiric research on fact to get primary data. Based on research, noted there were two forms of wanprestatie that occur, first, debtors did not do what they capable of in agreement like the consumers can not showing their racial cat vaccine letter and Godean Pethsop did an omission that cause cat of consumer missing. Second, consumer did a performance that uncorresponding with the agreement, like one of consumers paid mating cost, but not settled. However, form of all settlement disputes that occured because of wanprestatie are settled with familial deliberation such as verbal agreement without accusation to the court.

Kata Kunci : Perjanjian Pemacakan, Penyedia Jasa, Bentuk-Bentuk Wanprestasi, Proses Penyelesaian Sengketa Wanprestasi/ Mating Agreement, Service Providers, Forms of Wanprestatie, Wanprestatie Dispute Settlement

  1. S1-2016-333975-abstract.pdf  
  2. S1-2016-333975-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-333975-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-333975-title.pdf