Analisa pengendalian biaya kualitas di PT GE Lighting Indonesia
HENDRIYANI, Dr. Adi Djoko Guritno, MSie
2002 | Tesis | Magister ManajemenPenelitian ini berjudul ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA KUALITAS DI PT GE LIGHTING INDONESIA. Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Mengidentifikasi jenis-jenis biaya kualitas yang ada di PT GE Lighting Indonesia. Mengidentifikasi jenis atau sumber biaya kualitas yang paling tinggi Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab adanya biaya kualitas yang tinggi Penelitian ini difokuskan pada produksi lampu incandescent tahun 2001. Analisis dilakukan dengan menggunakan beberapa tools statistik, diantaranya adalah grafik Pareto untuk melihat jenis biaya kualitas yang paling besar. Untuk menganalisa apakah perbedaan antar jenis biaya kualitas signifikan atau tidak maka digunakan metoda ANOM (Analysis of Means). Selain itu untuk mengetahui penyebab tingginya biaya kualitas maka digunakan diagram $shone yang dilakukan dengan cam brainstorming dengan team manufaktur. Didalam penelitian ini juga dianalisa sejauh mana variasi yang tejadi pada biaya kualitas setiap kuartal dengan menggunakan control chart. Hasil analisis yang didapatkan adalah ada empat macam biaya kualitas yang ada di PT GE Lighting Indonesia yaitu biaya kegagalan internal, biaya kegagalan eksternal, biaya penilaian dan biaya pencegahan. Total biaya kualitas setahun adalah Rp 6,2 miliar atau sebesar 17,5% dari total output produksi, dimana biaya kegagalan internal adalah sebesar 55% dari total biaya kualitas dan secara signifikan berbeda atau lebih tinggi dan pada jenis biaya kualitas yang lain. Dengan Jishbone diagram didentifikasi faktor- faktor penyebab tingginya biaya kualitas tersebut adalah Suhu udara di ruang produksi yang sangat tinggi sehingga cepat membuat lelah para opentor dan selain itu juga umur mesin menjadi kurang awet. Kualitas bahan baku di gudang yang kadang kurang baik yang menyebabkan produk rusak &lam proses produksi = Pelaksanaasl preventive mintemnce yang kurang konsisten. Umur mesin sudah terlalu tua Sistim kompensasi kepada karyawan perlu ditingkatkan Pelaksanaan SPC (Statistical Process Control> yang kurang konsisten. Dari analisa control chart diperoleh data bahwa swnber variasi biaya kegagalan inted ada 2 macam yaitu variasi penyebab umum dan variasi penyebab khusus sedangkan pada biaya pencegahan sumber variasi yang adan hanya variasi penyebab mum.
Available in Fulltext
Kata Kunci : Manajemen Produk,Pengendalian Biaya Kualitas